Ustad Abdul Somad Merasa Diancam, Begini Reaksi Hidayat Nur Wahid dan Fahri Hamzah

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menanggapi langkah ustaz Abdul Somad membatalkan jadwal ceramahnya setelah mendapat ancaman

Ustad Abdul Somad Merasa Diancam, Begini Reaksi Hidayat Nur Wahid dan Fahri Hamzah
ISTIMEWA
Abdul Somad Batubara 

TRIBUNBATAM.id - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menanggapi langkah ustaz Abdul Somad membatalkan jadwal ceramahnya setelah mendapat ancaman.

"Membiarkannya terjadi di negara hukum, sampai dibatalkannya ceramah-ceramah UAS lebih aneh lagi," ucap Hidayat Nur Wahid, Senin (3/9/2018).

Menurut dia aparat harusnya mengerti apabila UAS pernah diundang berceramah dengan sejumlah pejabat seperti wakil presiden, KSAD, pimpinan MPR dan lain-lain. Bahkan, Hidayat Nur Wahid menegaskan, UAS pernah sepanggung dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Adz Dzikra.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah juga angkat bicara terkait penolakan terhadap Ustaz Abdul Somad. Fahri meminta Kepolisian mengusut tuntas adanya ancaman tersebut.

"Pokoknya begini deh. Tolong lah pak polisi, ya kan, saling mengancam ini dihentikan, ya kan, orang-orang yang resmi mukanya ada, ada pendukungnya," katanya Fahri Hamzah.

Baca: Soal Ustadz Abdul Somad Batalkan Ceramah Karena Dugaan Intimidasi, Begini Komentar Sujiwo Tejo

Menurut Fahri sebaiknya tidak ada pelarangan terhadap ceramah dan forum untuk menyampaikan pendapat lainnya. Menurut Fahri konstitusi sudah menjamin hak kebebasan berpendapat.

"Janganlah dilarang-larang, jangan lah diancam-ancam, kebebasan berserikat berkumpul, menyatakan pendapat baik lisan maupun tulisan, itu dilindungi negara, mau pakai alasan apapun tidak boleh dilarang," katanya.

Baca: Ustad Abdul Somad Merasa Diancam, Ini Sikap Polri

Menurut Fahri, bila pelarang tersebut terus berlanjut maka akan semakin memperuncung perselisihan di tengah masyarakat. "Ayo pak polisi berhentilah, menolak sekelompok orang itu bisa meruncingkan perselisihan diantara masyarakat dan itu merugikan kita. Harus dihentikan," katanya.(*)

Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved