PEMILU 2019

Data Ganda Pemilih 10.798, Berikut Temuan Bawaslu Batam di Setiap Kecamatan

Ada 10 ribu lebih data ganda kita temukan dan kita bahas pada pertemuan dengan pihak KPU Batam, PPK, PPS dan peserta pemilu

Data Ganda Pemilih 10.798, Berikut Temuan Bawaslu Batam di Setiap Kecamatan
TRIBUNBATAM/ENDRA KAPUTRA
Komisioner Bawaslu Kota Batam Kordiv Pencegahan dan Hubungan Masyarakat dan Lembaga, Nopialdi, Senin (27/8/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Data Ganda yang di temukan Bawaslu Kota Batam mencapai 10.798 data yang tercatat dari sejumlah Kecamatan di Kota Batam.

Adapun data ganda ini tersebar di beberapa kecamatan, diantaranya Batam Kota 927, Batuaji 1.459, Batuampar 487, Belakangpadang 362, Bulang 241, Galang 822, Lubukbaja 1.231, Nongsa 794, Sagulung 2.860, Sei Beduk 256 dan Sekupang 1.359 pemilih.

"Ada 10 ribu lebih data ganda kita temukan dan kita bahas pada pertemuan dengan pihak KPU Batam, PPK, PPS dan peserta pemilu di ruang rapat Kantor KPU Batam dari pagi hingga siang ini," Kata Anggota Bawaslu Kota Batam, Nopialdi Senin (10/9/2018).

Baca: Ibu dari BMKT Tanjungpinang Ini Bisa Buat Tas Berbahan Tali Kur, Begini Hasilnya

Baca: 3 Amalan Utama Tahun Baru 1 Muharram 1440 H: Puasa, Santuni Anak Yatim dan Jenguklah Orang Sakit

Baca: 1 Muharram 1440 H: Istilah 1 Suro Cukup Fenomenal. Ini Sejarahnya dalam Budaya Jawa

Dia juga menyebutkan, perihal kegandaan ini Bawaslu Kota Batam sudah menyampaikan ke Bawaslu RI. Sementara Bawaslu RI mengusulkan agar KPU Batam bersama Bawaslu, PPK, PPS dan peserta pemilu untuk melakukan pencermatan bersama terkait data ganda yang ditemukan di Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah ditetapkan KPU Batam.

"Jadi sesuai dengan instruksi Bawaslu RI, saat ini kita tengah melakukan pencermatan data ganda dengan KPU dan Bawaslu, PPK, PPS serta peserta pemilu," tuturnya.

Dia juga menjelaskan, kegandaan data yang ditemukan ini, paling banyak pada NIK KTP-el pemilih. Selain itu, kegandaan nama dan juga kegandaan Nama, Nik dan tempat tanggal lahir.

"Maka dari itu kita gelar pertemuan saat ini untuk melakukan pencermatan terhadap data ganda yang kita temukan ini," jelasnya.(als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help