BATAM TERKINI

Tak Penuhi Syarat Pendaftaran, KPU Batam Coret Satu Nama Bacaleg Mantan Napi

KPU Kota Batam mencoret satu nama Bacaleg yang ditemukan sebagai mantan narapida yang Tidak Memenuhi Syarat.

Tak Penuhi Syarat Pendaftaran, KPU Batam Coret Satu Nama Bacaleg Mantan Napi
TRIBUNBATAM/ALFANDI SIMAMORA
Komisioner KPU Batam, Divisi Teknis Zaki Setiawan 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam mencoret satu nama Bacaleg yang ditemukan sebagai mantan narapida yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Pasalnya, Bacaleg yang bersangkutan di tengah memasukkan berkas saat pendaftaran, tidak menyertakan syarat-syarat sebagai mantan narapidana.

Hal ini pun diketahui KPU Batam di tengah menerima enam masukan dan tanggapan masyarakat terhadap enam Bacaleg yang mendaftar sebagai peserta pemilu tahun 2019 nanti.

"Kita temukan seorang Bacaleg mantan narapida ini setelah menerima enam masukan dan tanggapan dari masyarakat, dan yang bersangkutan TMS," Kata Komisioner Divisi Teknis KPU Batam, Zaki Setiawan, Selasa (11/9/2018).

Adapun syarat yang tidak dilengkapi Bacaleg tersebut, yakni surat keputusan dari Pengadilan Negeri yang berkekuatan hukum tetap.

Baca: WASPADALAH! Inilah 20 Gejala Awal Penyakit Kanker yang Patut Diwaspadai

Baca: Batam Fighter Club Bakal Gelar Sumatera Fighter. Tertarik Gabung? Cek Syaratnya

Baca: Wisata Batam - Masjid Jabal Arafah, Nyaman untuk Beribadah Sambil Refreshing di Atas Ketinggian

Pernyataan di media massa media cetak, bahwa yang bersangkutan adalah mantan narapidana.

Selain itu, tidak ada surat pernyataan dari pimpinan redaksi media tersebut yang menyatakan bahwa Bacaleg yang bersangkutan telah mengumumkan ke masyarakat atau kepada publik.

"Jadi sejumlah syarat ini yang seharusnya dipenuhi mantan napi, tapi saat pendaftaran kemarin sampai batas akhir 31 Juli 2018 syarat itu tidak diberikan yang bersangkutan,"tutur Zaki.

Zaki juga memberitahu, bahwa waktu klarifikasi kepada parpol Berkarya berdasarkan informasi yang didapatkan dari masyarakat, pihaknya sudah melakukan klarifikasi pada parpol terkait.

Pihak dari Parpol juga menyampaikan bahwa benar yang bersangkutan pernah di pidana.Dan KPU Batam sudah meminta Parpol untuk mengganti Bacaleg tersebut.

"Nah jawaban dari parpol itulah yang nanti akan kita jadikan sebagai salah satu langkah untuk menghadapi gugatan. Kalau istilahnya nanti ada permintaan dari Bawaslu Batam ketika meminta penjelasan terkait hal itu," ungkapnya.

Dia juga menambahkan, bahwa KPU Batam siap memberikan penjelasan-penjelasan jika itu memang dibutuhkan terkait masalah pencoretan seorang Bacaleg dari salah satu partai politik tersebut.

"Karena yang bersangkutan mantan narapidana dan waktu memasukkan berkas saat pendaftaran itu tidak menyertakan syarat-syarat sebagai mantan narapidana," jelasnya. (*)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help