Prasasti Jaman SBY di Bandara Lombok Dibongkar, SBY : Saya Tidak Punya Hak Menghalangi

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan tanggapan terkait kabar pembongkaran prasasti peresmian Bandara Internasional Lombok

Prasasti Jaman SBY di Bandara Lombok Dibongkar, SBY : Saya Tidak Punya Hak Menghalangi
KOMPAS.COM
SBY 

TRIBUNBATAM.id - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan tanggapan terkait kabar pembongkaran prasasti peresmian Bandara Internasional Lombok.

Tanggapan SBY disampaikan oleh Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari melalui akun Facebook-nya, Rabu (12/9/2018).

SBY memberikan tanggapan itu lantaran banyak kader Demokrat yang memintanya untuk menanggapi kabar rencana pencopotan prasasti yang dulu diresmikan pada tahun 2011.

Dalam tanggapannya, SBY yakin jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menghormati karya dan capaian karya para pendahulunya.

SBY pun meminta agar isu itu tidak diributkan karena banyak yang perlu dilakukan yakni membuat rakyat Indonesia semakin sejahtera.

"Tanggapan SBY

Menanggapi banyaknya aspirasi para kader Demokrat yang meminta tanggapan Ketum PD, SBY terkait kabar adanya rencana mencopot prasasti peresmian yang ditanda tangani SBY pada saat meresmikan bandar udara internasional Lombok tahun 2011 dikarenakan penggantian nama bandara tsb, maka Bapak SBY menyampaikan tanggapan singkatnya sbb :

"Saya yakin Pak Jokowi akan menghormati karya dan capaian para pendahulu-pendahulunya, sejak Bung Karno hingga saya. Namun, apabila pencopotan prasasti bandar udara internasional Lombok, yang saya tanda-tangani pada tanggal 20 Oktober 2011 dulu merupakan keinginan beliau dan atas saran Pak Zainul Majdi, serta merupakan pula keinginan masyarakat Lombok ... ya saya persilahkan. Lagi pula saya kan tidak punya hak, apalagi kemampuan untuk menghalang-halangi. Saya berpendapat prasasti dan jejak sejarah sesorang dapat dihapus oleh manusia yang lain, kapan saja dan dimana saja. Namun, saya sangat yakin, .... catatan Allah Swt tidak akan pernah bisa dihapus. Tolong isu ini tak perlu diributkan. Masih banyak yang harus dilakukan oleh negara dan kita semua, utamanya bagaimana membuat rakyat kita makin ke depan makin sejahtera"

Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat."

Sebelumnya diberitakan TribunWow.com, Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief memberikan tanggapan soal kabar pembongkaran prasasti peresmian Bandara Internasional Lombok (BIL) yang dulu ditandatangani oleh Presiden Ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved