BATAM TERKINI

RSUD Buka Poliklinik Lansia, Pelayanan Dokter untuk Lansia Jadi Terpadu

Pelayanan kepada masyarakat khususnya lansia terus ditingkatkan dengan menyediakan Poliklinik lansia di RSUD) Embung Fatimah.

RSUD Buka Poliklinik Lansia, Pelayanan Dokter untuk Lansia Jadi Terpadu
TRIBUNBATAM/DEWI HARYATI
Direktur RSUD Embung Fatimah, dr Ani Dewiana 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya lansia, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah segera membuka Poliklinik Lansia atau Geriatri Khusus usia 60 tahun ke atas. Sehingga kalangan lansia tidak lagi bergabung dengan pasien umum lainnya.

"Kalau sudah usia 60 tahun ke atas itu biasanya banyak yang sudah sakit kronis. Seperti hipertensi, kencing manis dan lainnya yang memang pengobatannya tidak sebentar dan harus pengobatan rutin," kata Direktur RSUD Embung Fatimah, Drg Ani Dewiyana kepada Tribun di kantor DPRD Kota Batam, Jumat (14/9/2018).

Kalangan lansia nantinya akan dikumpulkan menjadi satu tempat di lantai 1 RSUD Embung Fatimah. Pihaknya juga sudah menyiapkan tenaga-tenaga dan fasilitas medisnya.

Baca: RSUD Embung Fatimah Siapkan Poliklinik Khusus Lansia. Apa Saja Keunggulannya?

Baca: Direktur RSUD Batam Bentuk Tim untuk Lembur Selesaikan Uang yang Berserak

Baca: Keren! Pertama di Indonesia, 30 Dokter Spesialis Kanker Rekonstruksi Onkologi di RSUD Batam

"Seminggu lagi akan buka. Itukan nanti akan berhubungan pendaftarannya bagaimana, alurnya bagaimana, prosesnya bagaimana, nanti bakal diatur ke spesialis dan pelaku pelayanan," ujarnya.

Diakuinya selama ini kaum lansia akan digabung dengan pasien umum. Misalnya ingin ke spesialis harus naik lagi ke lantai berikutnya. Teknis begitu merepotkan. Itulah sebabnya pihaknya memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi kaum lansia.

"Dokter kita kan banyak. Jadi nanti dokternya yang datang ke poliklinik tersebut untuk memeriksa lansia," katanya.

Untuk pendaftaran juga akan dipisahkan dari pasien umum lainnya. Ruangan poliklinik ini sekaligus dengan penambahan walpaper dinding di ruangan ibu menyusui.
"Lain halnya kalau rawat inap. Kalau memang harus dirawat inap, dipindahkan ke kamar seperti biasa," katanya. (*)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved