BINTAN TERKINI

Pak RW Ini Keluhkan Operasi Cesar Karena Ada Perbedaan, Ini Kata BPJS Kesehatan Bintan

fasilitas kartu BPJS menurut dia masih kurang bagus dilayani. Bahkan masih mendapatkan perlakukan berbeda dengan pasien umum non BPJS.

Pak RW Ini Keluhkan Operasi Cesar Karena Ada Perbedaan, Ini Kata BPJS Kesehatan Bintan
via kontan.co.id/antara
Ilustrasi 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN - Lukman, Ketua RW 05 Kawal, Kecamatan Gunung Kijang mengungkapkan pengalaman kurang enak dengan kartu keanggotaan BPJS Kesehatan yang dimilikinya.

Menggunakan fasilitas kartu BPJS menurut dia masih kurang bagus dilayani. Bahkan masih mendapatkan perlakukan berbeda dengan pasien umum non BPJS.

Lukman merasakan pengalaman tersebut saat operasi cesar anaknya di rumah sakit di Tanjungpinang belum lama ini.

Saat operasi cesar kata Lukman, ada perbedaan penanganan antara anaknya dengan anak pasien lain. Ukuran bedah perut bayi yang dilakukan dokter menurut dia berbeda. Padahal bobot bayi dengan pasien lain sama.

"Saya lihat jauh berbeda sekali. Saya tidak tahu, apakah perbedaan ini masalahnya ada di BPJS nya atau masalahnya ada di pihak rumah sakitnya," kata Lukman, Senin (24/9/2018).

Lukman menyampaikan hal tersebut kepada petugas BPJS Cabang Bintan yang melakukan sosialisasi program kepada para ketua RT dan RW se-Kecamatan Gunung Kijang di kantor camat.

Kebetulan, dalam sosialisasi, para ketua RT dan RW diberikan kesempatan bertanya seputar pengalaman dan pelayanan menggunakan kartu BPJS Kesehatan yang diikuti.

Lukman, sebagai ketua RW 05 Kawal pun menggunakan kesempatan tersebut dengan mempertanyakan perlakukan berbeda yang ia rasakan saat operasi cesar anaknya di rumah sakit belum lama ini. Menurut dia, perbedaan didapatkan saat operasi sangat jauh antara anaknya dengan anak pasien lain non BPJS.

"Tingkat operasinya tidak sama. Saya lihat sendiri. Pasien lain yang tidak pakai BPJS perutnya dibelah di bawah pusar hanya seukuran kecil saja. Tapi anaknya saya dibelah sampai satu jengkal, padahal ukuran perut dia dengan pasien lain sama. Bagaimana bisa sampai begitu, kok bisa sampai jauh berbeda," kata Lukman.

Selain penanganan saat operasi, obat obatan yang diterima juga dirasakan Lukman juga berbeda.

Halaman
12
Penulis: Aminnudin
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help