Siswi SD Dibunuh Tetangganya saat Pergi Les, Ini 4 Fakta Terkait Kasus Tersebut

Antoni, pria yang diduga pelaku pembunuhan terhadap RA (11) dibekuk polisi di Binjai, kampung halamannya.

Siswi SD Dibunuh Tetangganya saat Pergi Les, Ini 4 Fakta Terkait Kasus Tersebut
KOMPAS.com/FARIDA FARHAN
Antoni (34) pelaku pembunuh RA (11) ditangkap di Binjai, Sumut. Antoni dibawa ke Karawang dengan KA Singosari jurusan Pasar Senen-Blitar, Jumat (21/9/2018). 

TRIBUNBATAM.id - Antoni, pria yang diduga pelaku pembunuhan terhadap RA (11), warga Kampung Rawasari, RT 001 RW 003, Desa Jomin Barat, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat akhirnya berhasil dibekuk polisi.

Antoni ditangkap polisi di Binjai, Sumatera Utara, tepatnya di kampung halaman pelaku, Rabu (19/9/2018).
Atas perbuatan kejinya itu, Antoni terancam hukuman 15 tahun penjara.

Berikut fakta terbaru terkait kasus pembunuhan RA:

1. Penangkapan Antoni berawal dari tukang ojek

Antoni (34) pelaku pembunuh RA (11) ditangkap di Binjai, Sumut, Rabu (19/9/2018.  Antoni dibawa ke Karawang dengan KA Singosari jurusan Pasar Senen-Blitar, Jumat (21/9/2018).  Antoni (34) pelaku pembunuh RA (11) ditangkap di Binjai, Sumut, Rabu (19/9/2018).

Baca: Tak Ada Laporan Masuk, Polisi Serahkan Remaja Korban Pembacokan ke Orangtuanya

Baca: Polisi Tetapkan 8 Tersangka Pengeroyokan Suporter Persija. Begini Peran Mereka saat Keroyok Korban

Baca: Sekap Siswi Selama 4 Hari, Simak 4 Fakta Sosok Guru yang Diduga Pedofil

Usai mendapatkan laporan atas kasus pembunuhan RA, polisi segera meminta keterangan dari sejumlah orang, salah satunya DI.  DI adalah tukang ojek yang setiap hari mangkal di sekitar kampung Rawasari.

Dari DI, polisi berhasil mengetahui banyak informasi penting, termasuk ke mana Antoni pergi seusai membunuh RA.

Selain itu, Antoni juga menceritakan kepada DI telah melakukan pembunuhan kepada RA.

Hal tersebut diceritakannya kepada DI saat mengantar ke pul bus.

"Kepada DI, pelaku mengakui telah menghilangkan nyawa RA di kontrakannya," kata Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya, Minggu (23/9/2018).

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved