BATAM TERKINI

Honorer Guru Capai 2.000 Orang, Pemko Batam Tak Boleh Nambah. Ini Solusinya!

Pemko Batam tidak berencana menambah tenaga honorer untuk pengajar karena jumlahnya sudah 2.000 orang. Ini solusinya!

Honorer Guru Capai 2.000 Orang, Pemko Batam Tak Boleh Nambah. Ini Solusinya!
ilustrasi
ilustrasi guru honorer 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pemko Batam tidak berencana menambah tenaga honorer untuk pengajar, sehingga akan memberdayakan tenaga honorer yang sudah ada.

Sekretaris Daerah kota Batam, Jefridin mengatakan secara angka kebutuhan CPNS di Batam sangatlah besar.

"Kuota CPNS untuk Batam itu 363 orang. Kalau menurut kebutuhan nya sendiri itu masih kurang. Kebutuhan Kota Batam mencapai 2000-an pegawai. Paling banyak yang dibutuhkan untuk kota Batam itu tenaga pengajar dan medis," ujarnya di kantor DPRD kota Batam, Rabu (26/9/2018).

Tidak ada lagi penambahan tenaga honorer di bidang pengajar. Jefridin akan memanfaatkan tenaga honorer yang sudah ada.

"Kita tak boleh nambah honorer,kita berdayakan honorer yang ada. Untuk mengisi kebutuhan tersebut, kita memakai tenaga honorer yang ada. Kita kan sekarang banyak memiliki tenaga honorer yang banyak," jelasnya.

Baca: Pelamar Sudah Bisa Registrasi Akun SSCN CPNS 2018. Begini Caranya!

Baca: Hanya Boleh Ajukan Satu Lamaran, Simak 5 Hal Penting Ini Sebelum Daftar CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id

Baca: Basarnas Butuh 176 CPNS Baru. Tertarik? Silakan Cek Syarat dan Daftar ke sscn.bkn.go.id

Jefridin kembali menambahkan tenaga honorer dibidang pengajar untuk kota Batam, jumlah nya mencapai ribuan.

"Tenaga honorer guru mencapai 2.000 lebih. Kan Batam tiap tahunnya nambah sekolah, nambah kelas, siapa yang nak ngajar?," tandasnya.

Karena terbatasnya anggaran daerah, maka kuota penerimaan CPNS di bidang pengajar kota Batam dibatasi oleh kuota yang sudah di tentukan.

"Tahun ini karena keterbatasan anggaran jadi kuota hanya 363 orang. Untuk guru sendiri kuoatanya 197+7=204 orang, itu guru SMP dan SD. Kan kalau SMA itu sudah di provinsi," tutupnya. (*)

Penulis: Dewangga Rudi Serpara
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved