Anambas Terkini

Warga Ikut Padamkan Api yang Membakar Gudang Ikan di Desa Tarempa Barat

Lin terlihat lesu. Sambil memegang ponsel cerdas miliknya, ia tampak mondar mandir di Jalan Tanjung RT 1/RW 1 Desa Tarempa Barat Kecamatan Siantan

Warga Ikut Padamkan Api yang Membakar Gudang Ikan di Desa Tarempa Barat
Tribun Batam/ Septyan
Warga ikut membantu memadamkan api yang membakar gudang ikan di Jalan Tanjung RT 1/RW 1 Desa Tarempa Barat Kecamatan Siantan. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Lin terlihat lesu. Sambil memegang ponsel cerdas miliknya, ia tampak mondar mandir di Jalan Tanjung RT 1/RW 1 Desa Tarempa Barat Kecamatan Siantan.

Ia pun tampak berusaha tegar ketika mengetahui gudang penampungan ikan miliknya yang berlokasi di samping Pasar ikan Siantan terbakar.

Baca: Kapal Pompong Terbakar di Desa Air Putih. Begini kronologisnya

Baca: Mendadak Terbakar di Dekat Rumah Penduduk, Pompong Milik Tono Terpaksa Ditenggelamkan

Baca: Warga Temukan Kerangka Manusia di Kebun Sawit. Ada Luka Bekas Terbakar dan Tak Utuh

Asap tebal sempat membumbung tinggi serta membuat panik warga Tarempa sekitar pukul 13.30 WIB.

"Kulkas untuk membuat es sepuluh rusak. Beberapa barang terpaksa dibuang. Tadi saja sudah satu Tosa. Memang lagi dicoba terus," ujarnya lirih sambil menunjukkan foto barang yang dipindahkan ke tosa dari ponsel cerdasnya Selasa (2/10/2018).

Ia pun mengetahui musibah kebakaran itu dari warga yang menjerit kalau ada kebakaran.

Posisi gudang bermaterial kayu yang masih menyewa itu pun, diakuinya belum lama ditinggal oleh suaminya yang baru pulang. Ia mengatakan kalau gudang tempat penampungan ikan dan es itu tidak ada orang yang tinggal di sana.

"Tahunya ada orang menjerit kalau gudang terbakar. Saat itu, saya sedang di rumah mau mandi. Abang pun baru pulang, sekitar pukul satu siang tadi baru siap mandi," ungkapnya.

Ia memang cukup khawatir kalau api menjalar sampai darat. Meski posisi gudang merupakan bangunan di atas laut, namun kondisi pemukiman yang cukup padat begitu membuat khawatir warga. Kerugian dari musibah ini pun, ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Agus Supratman Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kepulauan Anambas mengatakan, dua unit mesin pemadam kebakaran dan sedikitnya dua puluh personel dikerahkan untuk memadamkan api.

Tidak hanya itu, empat unit racun api masing masing dua unit berukuran 25 kilogram dan dua unit dengan kapasitas sepuluh kilogram juga diturunkan untuk memadamkan api agar tidak meluas melahap bangunan lain di sampingnya.

"Informasi kebakaran kami peroleh dari masyarakat yang menghubungi Satpol PP. Untuk proses pemadaman, kami juga mengambil langsung dari pipa yang sebelumnya telah di pasang tidak jauh dari lokasi," ungkapnya.

Ia mengatakan kalau sumber api diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik. Api pun berhasil dipadamkan berkat bantuan dari masyarakat.

Pantauan TribunBatam.id, masyarakat beserta personel pemadam kebakaran tampak berjibaku memadamkan api agar tidak meluas. Warga pun tak memadati pasar ikan dan jalan di Pelantar Serkah. Warga pun terlihat ada yang syok sambil didampingi oleh dua orang warga lainnya. Garis polisi pun tampak melintang di depan gudang itu.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved