BPJS KESEHATAN

Dengan Rujukan Online, Tidak Repot Lagi Untuk Berobat

Sejak diimplementasikan Agustus2018, sistem rujukan online dirasakan banyak memberikan manfaat kepada fasilitas kesehatan dan peserta

Dengan Rujukan Online, Tidak Repot Lagi Untuk Berobat
dok bpjs kesehatan
Noni Elviyanti adalah Ibu dari Tb Arfan Shakeel 

TRIBUNBATAM.id, BATAM -  Sejak diimplementasikan Agustus2018, sistem rujukan online dirasakan banyak memberikan manfaat kepada fasilitas kesehatan dan peserta.

Sistem ini dinilai mempermudah proses rujukan yang biasanya banyak dikeluhkan oleh peserta karena kurangnya koordinasi antara faskes yang memberi rujukan dengan faskes penerima rujukan.

Sistemrujukan online yang merupakan digitalisasi proses rujukan berjenjang memang diberlakukan untuk memberikan kemudahan dan kepastian peserta dalam memperoleh layanan di rumah sakit disesuaikan dengan kompetensi, jarak dan kapasitas rumah sakit tujuan rujukan berdasarkan kebutuhan medis pasien.

Baca: Asian Games Telah Usai, BPJS Ketenagakerjaan Tetap Biayai Pengobatan Atlet Hevrilia Hingga Sembuh

Baca: Meninggal karena Bunuh Diri, Ahli Waris Yudhi Tetap Terima Klaim BPJS Ketenagakerjaan

Baca: Ahli Waris Sudah Tua, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Klaim Tjhe Kia Siang Lewat Layanan Pick Me Up

Noni  Elviyanti adalah Ibu dari Tb Arfan Shakeel yang didiagnosis mengalami retinopati of prematurity. 

Sebelumnya Arfan juga di diagnosis mengalami penyakit  Hernia dan sudah menjalani operasi di Rumah Sakit Awal Bros pada bulan Juli 2018.

“Ternyata selain penyakit hernia anak saya juga mengalami masalah pada matanya karena lahir premature,” ungkapnya.

Oleh klinik Asshifa Bengkong Noni diberikan rujukan untuk ke polimata.

Rujukan pertama ke polimata diberikan pada tanggal 13 Juli 2018. Namun Arfan anaknya masih membutuhkan kontrol ulang ke rumah sakit.  Hingga terakhir diberikan rujukan untuk control kembali ke RS pada tanggal 17 September 2019,“ ungkapnya.

Noni mengatakan saat itu ia tidak diberikan lagi kertas rujukan seperti yang diberikan pada saat dulu anaknya dirujuk untuk penyakit Hernia.

Pihak klinik menjelaskan bahwa saat ini telah berlaku sistem rujukan online, sehingga pasien tidak perlu membawa kertas rujukan lagi ke RS, pasien cukup membawa kartu JKN-KIS dan identitas tambahan saja.

“Saya tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama untuk menunggu di klinik karena rujukannya sudah dilakukan secara online,”  ungkapnya.

Ia mengaku sangat terbantu dengan sistem rujukan online karena mendapatkan informasi lebih dari pihak klinik terkait jadwal praktik dokter dan kapasitas pasien per hari di poli tersebut.

Saya bisa mengatur jadwal untuk kunjungan ke RS agar tidak mengantri terlalu lama.

Noni juga mengucapkan terima kasih banyak kepada BPJS Kesehatan yang sudah banyak membantunya dan keluarga.

Ia mengatakan dengan adanya BPJS Kesehatan, ketika sakit tidak perlu bingung lagi soal biaya. Memang sistem gotong royong benar-benar dirasakan manfaatnya, ungkapnya. (*)

Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved