BATAM TERKINI

Uang Makan Bersama Ditagih, Dua Karyawan Ini Malah Adu Jotos. Ini Penyebabnya

"Saat kawan-kawan sudah ada yang mulai mengumpulkan. Nirwan, malah memprovokasi beberapa orang agar tidak mau membayar," kata Ari

Uang Makan Bersama Ditagih, Dua Karyawan Ini Malah Adu Jotos. Ini Penyebabnya
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN SITANGGANG
Ari Frajo saat berada di Polsek Batuaji 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Akibat tidak sepakat saat kumpulkan uang buat biaya makan, Ari Farjo (19) dan Niran Doni Raja Uhum Sihotang (19) adu jotos. Perkalahin dua karyawan PT Caterpillar ini terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, Kamis (4/10/2018).

Akibat dari perkelahian tersebut Nirwan Doni Raja Uhum Sihotang (19) mengalami luka dibagian hidung dan mendapatkan 15 jahitan. Sementara Ari Frajo diamankan Polsek Batuaji untuk bertanggung jawab atas pemukulan yang dilakukan kepada teman sekerjanya.

Ari Frajo yang ditemui di Polsek Batuaji, menceritakan kejadian tersebut awalnya mau mengadakan makan bersama dengan mantan guru mereka di SMKN 1 Batam senagai ucapan terima kasih telah mengajar mereka selama ini. Saat itu ada 17 orang yang sama-sama masuk kerja di PT Caterpillar.

"Kami satu sekolah dan satu angkatan, kami dimasukkan kerja oleh guru kami, ini baru tiga bulan kerja, jadi kita mau mengadakan makan bersama sebagai ucapan terimakasih," kata Ari.

Rencana tersebut, sudah disetujui semuanya termasuk Nirwan, namun setelah gajian dan Ari sebagai motor penggerak meminta janji tersebut dengan meminta agar uang dikumpulkan.

"Saat kawan-kawan sudah ada yang mulai mengumpulkan. Nirwan, malah memprovokasi beberapa orang agar tidak mau membayar," kata Ari.

Ari menjelaskan yang tidak mau membayar setelah diprovokasi ada tujuh orang.

"Ini kan sudah hampir setengah, makanya kemarin itu (Kamis red) setelah pulang kerja, saya tanyakan ke dia (Nirwan red), tapi dia malah melawan, makanya saya langsung tonjok hidungnya," kata Ari.

Baca: Urai Kemacetan Lengan Jalan di Simpang Tembesi dan Simpang Basecamp Dibuka Tahun Depan

Baca: Persib vs Madura United- Maung Bandung Pincang, Ini Jurus Mario Gomez

Baca: Ini Jadwal Pertandingan Timnas U19 di Piala Asia U19 2018 - Pekan Depan, Peserta Mulai Berdatangan

Ati mengaku aksi yang dia lakukan spontan karena terbawa emosi.

"Saya marah karena dia bilang uangnya nanti sisa banyak dan akan saya makan sendiri, makanya saya langsung emosi," kata Ari.

Ari mengaku tidak bisa menahan emosinya karena apa yang menjadi rencana mereka untuk mengingat kebaikan dari guru yang sudah memberi ilmu dan pelajaran selama ini.

"Guru kami itu kebetulan juga baru pulang haji, makanya kami rencanakan makan bersama, tetapi malah dia provokasi, itu yang buat saya emosi," kata Ari.

Di tempat yang sama Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe, mengatakan polisi tidak bisa melihat hanya dari soal terjadinya aksi namun yang dilihat adalah kriminalnya.

"Ini ada korban yang melapor, jadi pidananya yang kita tangani," kata Syafruddin.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku dikenakan pasal Pasal 351 KUHP tentang kekerasan yang mengakibatkan orang lain terluka dengan ancaman hukuman 4,5 tahun. (ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved