Bintan Terkini

Sopir Truk di Bintan Terpaksa Antre Sejak Pagi Demi Dapatkan Solar

Pemandangan tidak biasa terlihat di sepanjang jalan Km 16, Selasa (9/10/2018).

Sopir Truk di Bintan Terpaksa Antre Sejak Pagi Demi Dapatkan Solar
Tribun Batam/Aminudin
Antrean truk untuk pengisian solar di sepanjang Km 16 Bintan. 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN - Pemandangan tidak biasa terlihat di sepanjang jalan Km 16, Selasa (9/10/2018).

Hampir sepanjang jalan tersebut disesaki truk lori yang mengantre solar. Kebetulan ada SPBU di Km 16.

Baca: Solar Langka di Bintan Mulai Meresahkan Masyarakat

Baca: Solar Langka, Tranportasi Laut Tetap Lancar

Baca: Supir Angkutan Sembako Mengeluhkan Kelangkaan Solar

Menurut informasi dari warga sekitar, truk truk tersebut sudah mengantre sejak pagi sekali demi mendapatkan solar.

"Sekitar jam 8 pagi kami buka toko, eh lihat lihat pada panjang antrean truk depan toko,"kata Ana, seorang pekerja toko di bilangan Km 16.

Seorang sopir lori yang ikut antrean mengatakan, mereka terpaksa antre sejak pagi demi bisa mengisi solar. Info yang dia terima dari sesama sopir truk, pasokan solar pagi itu kosong hampir di semua SPBU di Bintan bahkan di Tanjungpinang.

"Di Tanjungpinang juga lagi kosong, sehingga banyak sopir truk yang mencoba lari ke sini untuk dapat solar sehingga jadi panjang begini,"ujar Dano, sopir tersebut.

Pantauan TribunBatam.id di lokasi SPBU 16, dan mendapatkan penjelasan sedikit dari seorang petugas SPBU bahwa solar sementara kosong menunggu mobil tangki pertamina datang.

Sampai pukul 11.30 WIB, mereka tidak bisa memastikan kapan mobil tangki pertamina datang mengisi pasokan solar ke SPBU. "Kami tidak tahu jam berapa tepatnya bakal datang,"katanya.

Namun khusus untuk premium dipastikan tidak mengalami kondisi seperti solar.

Dari amatan di lapangan, hingga pukul 12.00 WIB, antrian panjang truk dan sejumlah mobil pikap masih berlangsung.

Beberapa sopir truk memilih duduk mojok di emperen toko menunggu solar segera datang. Seorang sopir bahkan meminta Tribun memotret panjang antrean mereka lebih banyak.

"Foto saja lebih banyak bang biar pihak terkait tahu kondisi kita begini,"ujar diantaranya. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved