BATAM TERKINI

Konsesi Air Segera Berakhir, BP Batam Masih Hitung Nilai Aset ATB

Semua aset selama konsesi berjalan, akan dihitung lagi. Selanjutnya, akan menjadi aset negara begitu konsesi air berakhir.

Konsesi Air Segera Berakhir, BP Batam Masih Hitung Nilai Aset ATB
DOK ATB BATAM
Petugas produksi ATB saat memeriksa kondisi area produksi di IPA Sei Ladi Beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam masih melakukan penghitungan nilai aset yang dimiliki PT Adhya Tirta Batam (ATB). Menyusul akan berakhirnya konsesi air antara BP Batam dan ATB, November 2020.

Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Lainnya BP Batam, Eko Budi Soepriyanto mengatakan, penghitungan nilai aset tersebut tak hanya melibatkan pihaknya. Melainkan pihak lain.

"Untuk konsesi ATB, penghitungan aset belum selesai. Masih jalan," kata Eko, Kamis (11/10).

Dikatakan, semua aset selama konsesi berjalan, akan dihitung lagi. Selanjutnya, akan menjadi aset negara begitu konsesi air berakhir.

"Semua aset ini pengelolaannya di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN). Kami (BP Batam) hanya menggunakannya," ujarnya.

Baca: DPRD Batam Bantah Kadin Layangkan Surat Permohonan Penundaan Pajak. Ini Penjelasannya!

Baca: Diduga Karena Cemburu, Penjaga Warung Ini Aniaya Wanita Mantan Pacar Kekasihnya

Baca: OJK Beri Perlakuan Khusus Bagi Nasabah Korban Gempa Donggala

Baca: Hadirkan 66 Universitas Swasta, Siswa SMA Yos Sudarso Bisa Pilih Kampus Dalam Atau Luar Negeri

Lebih lanjut, Eko belum bisa memastikan kapan batas akhir penilaian aset tersebut. "Kami belum tahu. Karena asetnya banyak," kata Eko.

Sebelumnya, BP Batam masih melakukan persiapan untuk tender pengelolaan air bersih di Batam. Menyusul akan berakhirnya konsesi air dengan ATB pada 2020 mendatang.

Kepala Kantor Pengelolaan Air dan Limbah BP Batam, Binsar Tambunan memperkirakan, tender tersebut akan dibuka pada pertengahan tahun depan.

"Konsesi kan berakhir November 2020. Satu tahun sebelum berakhirlah. Mungkin pertengahan 2019," kata Binsar, beberapa waktu lalu.

Saat ini, diakuinya BP Batam sedang melakukan penghitungan nilai aset-aset yang dimiliki ATB. Memang, untuk pekerjaan itu perlu waktu yang tak sebentar. Mengingat aset yang dimiliki ATB sejak konsesi air dimulai 1995 lalu hingga saat ini, nilainya juga mencapai Rp 1 triliun.

"Paling cepat 1 tahun. Aset ATB yang hampir Rp 1 triliun itu apa saja? Itu yang perlu kita hitung. Panjang sekali," ujarnya.

Setelah penghitungan nilai aset selesai, selanjutnya aset tersebut akan dikembalikan lagi ke pemerintah. "Seperti orang sewa rumah lah. Dikembalikan, tapi rumah tetap dalam kondisi baik. Setelah itu kita tender lagi," kata Binsar.

Selain penghitungan nilai aset, saat ini BP Batam juga masih menunggu penetapan dari pemerintah terkait penanggung jawab proyek kerjasama (PJPK). Apakah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau BP Batam. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved