KEBAKARAN DI TIBAN 1

Berharap Ada yang Bisa Diselamatkan, Korban di Tiban 1 Mengais Barang di Lokasi Kebakaran

Sejumlah warga yang rumahnya terbakar mengais barang-barang dari reruntuhan puing-puing rumah yang terbakar.

Berharap Ada yang Bisa Diselamatkan, Korban di Tiban 1 Mengais Barang di Lokasi Kebakaran
TRIBUNBATAM.id/ALFANDI SIMAMORA
Korban kebakaran di Tiban 1 sedang mencari barang-barang sisa kebakaran yang masih bisa digunakan. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sejumlah warga yang tertimpa musibah kebakaran rumah di Tiban I kelurahan Patam Lestari, Sekupang masih berada di lokasi rumah mereka untuk mengambil sejumlah barang yang masih bisa digunakan.

Dari hasil pantauan Tribun di lokasi kebakaran, terlihat sejumlah warga yang rumahnya terbakar mengais barang-barang dari reruntuhan puing-puing rumah yang terbakar.

Adapun sejumlah barang yang masih bisa digunakan dan diambil warga adalah barang-barang yang terbuat dari besi, seperti seng, tabung gas, rak besi, dan peralatan dapur lainnya yang terbuat dari besi dan alumunium.

"Iya pak, seng dan alat-alat dapur yang terbuat dari besi masih bisa digunakan nanti, soalnya tidak bisa terbakar. Namum kalau tidak bisa digunakan, nanti dijual saja," terang Rahmat salah satu warga yang ada di lokasi, Jumat (19/10/2018).

Baca: Lanal Batam Amankan Kapal Berisi 20 Ribu Handphone Berbagai Merek

Baca: Awalnya Tetangga Lihat Asap Mengepul, Begini Kronologis Kebakaran 20 Rumah di Tiban 1

Baca: BREAKING NEWS. Kebakaran di Tiban 1, Jumat (19/10) Belasan Rumah Warga Ludes Dilalap Api

Baca: Lalap 20 Rumah Warga, Diduga Ini Penyebab Kebakaran di Tiban 1, Jumat (19/10)

Sementara itu ketua RT 04/RW 03 Tiban 1 Blok D Haryanto menuturkan, bahwa sejumlah warga yang rumahnya terbakar untuk sementara akan tinggal di posko yang didirikan oleh Dinas Sosial yang dibuat di fasum dekat perumahan warga.

"Selain itu, sebagian warga juga ada yang tinggal di rumah tetangganya dan saudara yang rumahnya tidak terbakar di RT 04/RW 03 Tiban I ini," terangnya.

Harryanto memberitahu, bahwa dari 21 unit rumah yang terbakar ada sebanyak 21 Kepala Keluarga dengan 54 jiwa.

Dalam insiden ini, rumah warga hangus terbakar dan sejumlah barang tidak semua dapat diselamatkan, khususnya seperti Ijazah, Kartu Keluarga (KK) buku tabungan bantuan kesejahteraan dari pemerintah dan berkas lainnya.

Sehingga, warga berharap pemerintah juga dapat meringankan warga yang rumahnya terbakar.

Sementara untuk kerugian belum diketahui berapa, saat ini masih proses pendataan.

"Kalau bantuan sudah berjalan, baik itu dari Dinsos dan warga sekitar," jelasnya. (*)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved