70 Persen Penyeludupan Narkoba Lewat Laut, Begini Kata BNNP Kepri
Jalur laut menjadi salahsatu jalan masuknya narkoba ke Indonesia, termasuk ke Provinsi Kepri.
TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Jalur laut menjadi salahsatu jalan masuknya narkoba ke Indonesia, termasuk ke Provinsi Kepri.
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, Brigjen Pol Richard Nainggolan mengatakan, secara presentase pola penyebaran narotika masuk ke Indonesia melalui jalur laut mencapai 70 persen lebih.
Ia pun menilai dari geografis Anambas yang merupakan kepulauan berpotensi dan memiliki kerawanan tersendiri.
"Karena banyak pintu-pintu masuknya dan berbatasan dan termasuk terluar. Sudah pasti akan dimanfatkan, dan sudah pasti juga ada yang masuk melalui sini," ujarnya saat ditemui di Gedung BPMS Kamis (1/11/2018).
Ia menjelaskan, meski belum ditemukan narkoba jenis baru beredar di Anambas, namun narkotika jenis sabu-sabu menurutnya paling mendominasi begitu juga ekstasi dan ganja.
Richard mengatakan, dalam rangka pencegahan, masyarakat yang melaporkan diri untuk dilakukan rehab maupun keluarganya yang melapor untuk berkeinginan direhab tidak akan diproses pidana.
Hal ini menurutnya diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 25 tahun 2011. Ia juga menegaskan kalau proses rehab untuk saat ini langsung ditangani Pemerintah.
Ini artinya, setiap pecandu atau masyarakat yang direhab tidak dipungut biaya arena ditanggung pembiayaannya oleh Negara.
baca berita terkait di Tribun Batam edisi Jumat (2/11/2018)