BATAM TERKINI

Ngaji Bareng Maruf Amin, Santri SDIT Ummul Qurro' Rebutan Jawab Pertanyaan

"Ulama ini diperlukan. Nabi ditugaskan untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan jahiliyah menuju cahaya iman. Setelah nabi tidak ada lagi, tugas ini

Ngaji Bareng Maruf Amin, Santri SDIT Ummul Qurro' Rebutan Jawab Pertanyaan
TRIBUNBATAM/ARGIANTO
KH Ma'ruf Amin, dalam kegiatan Ngaji Bareng Kitab Kuning Syarah Ilmu Aqil 'Ala Alfiyyah Ibnu Malik, menggunakan metode Al-Ghooyah, Kamis (15/11/2018) yang berlangsung di kawasan Mega Legenda, Batam Center. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Lebih dari 20 santri dari SDIT Ummul Qurro' berebut menjawab pertanyaan KH Ma'ruf Amin, dalam kegiatan Ngaji Bareng Kitab Kuning Syarah Ilmu Aqil 'Ala Alfiyyah Ibnu Malik, menggunakan metode Al-Ghooyah, Kamis (15/11/2018) yang berlangsung di kawasan Mega Legenda, Batam Center.

Masing-masing mereka mengangkat tangan, seolah minta dipilih untuk menjawab pertanyaan uji petik materi kitab kuning tersebut.

Tak hanya Ma'ruf, ada seorang lagi penguji dari PBNU pusat yang menguji santri kelas 4, 5, dan 6 SD tersebut.

Saat diberi kepercayaan menjawab pertanyaan itu, satu persatu dari merekapun unjuk kebolehan memberikan penjelasan terkait materi yang diujikan itu.

Dalam sambutannya, mantan Ketua MUI itu menyatakan kekagumannya. Anak-anak santri di Batam bisa membaca, menghafal, terlebih lagi memberikan penjelasan terkait kitab kuning Syarah Ilmu Aqil 'Ala Alfiyyah Ibnu Malik.

"Ini adalah kunci memahami bahasa Arab," ujarnya.

Baca: Setelah Ngaji Bareng, Kiai Maruf Amin dan Rombongan Tiba di Tribun Batam

Baca: KH Maruf Amin Kunjungi Batam, Di Kepri Maruf Amin bercengkrama dengan Penyandang Disabilitas

Baca: KH Maruf Amin Kunjungi Batam, Cuaca Tak Bersahabat, Pendukung Tetap Rela Menunggu

Baca: KH Maruf Amin Kunjungi Batam, Arus Lalu Lintas di Wilayah Ini Dilaihkan Sementara

Lebih lanjut, iapun menjelaskan keistimewaan pesantren. Fungsinya untuk menyiapkan kyai dan kyaiah, ulama yang paham terhadap ilmu agama.

"Ulama ini diperlukan. Nabi ditugaskan untuk mengeluarkan manusia dari kegelapan jahiliyah menuju cahaya iman. Setelah nabi tidak ada lagi, tugas ini diteruskan ulama," ujarnya.

Karena itu, ulama harus dipersiapkan. Satu diantaranya melalui pondok pesantren. Ketua panitia kegiatan Ngaji Bareng, Nuryanto mengatakan, besar harapan kehadiran Ma'ruf ke Batam bisa menjadi motivasi bagi santri ke depannya, untuk semakin memperdalam ilmu agamanya.

"Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat. Karena kitab kuning yang diuji hari ini tidak semua orang bisa membacanya," ujarnya.

Lebih kurang 1,5 jam Ma'ruf hadir dalam kegiatan Ngaji Bareng itu. Hingga akhirnya bertolak ke tempat lain.(wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved