BATAM TERKINI

Sudah Seminggu Meninggal Tanpa Ada yang Tahu, Begini Hasil Autopsi Mayat Johirol Amrullah

Selama ini korban mendapatkan makan dari mesjid, karena sudah lama tidak bekerja, sementara keluarga korban berada di daerah Palembang.

Sudah Seminggu Meninggal Tanpa Ada yang Tahu, Begini Hasil Autopsi Mayat Johirol Amrullah
TRIBUNBATAM.id/IAN PERTANIAN
Kapolsek Batuaji dan sejumlah warga saat pemakaman Johirol di Batuaji. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe, bersama masyarakat perumahan Muka Kuning Indah 1 Rt 06/Rw 07 kel Buliang kec Batuaji kota Batam, memakamkan jenazah Johirol Amrullah (53) yang ditemukan meninggal di rumahnya, Kamis (29/11/2018).

Setelah dilakukan autopsi dan visum di rumah sakit Bayangkara Polda Kepri, dan juga keterangan saksi saksi, Johirol Amrullah (53), diketahui meninggal karena sakit mayat korban ditemukan kurang lebih satu minggu setelah meninggal di rumahnya.

"Dari keterangan saksi dan hasil visum tidak ditemukan ada bekas luka atau kekerasan lainnya, di dalam rumah korban kita juga temukan resep obat yang kemungkinan selama ini diminumnya," kata Syafruddin.

Dia juga mengatakan, kronologis kejadian di mana saksi pertama yang menemukan korban adalah pengurus mesjid, di mana selama ini korban sendiri mendapatkan makan dari mesjid, karena sudah lama tidak bekerja, sementara keluarga korban berada di daerah Palembang.

"Jadi korban ini hidup sendiri di rumahnya," kata Syafruddin.

Baca: FAKTA BARU Kasus Human Trafficking di Batam, Ayah Korban Dipaksa Tandatangan Surat Tanpa Tahu Isinya

Baca: JANGAN SALAH! Ini Dia Jadwal Keberangkatan KM Kelud Selama Desember 2018 Berikut Harga Tiketnya!

Baca: Ahok Segera Bebas dari Penjara, Benarkah Ahok Show Bakal Tayang di TV? Ini Komentar Ernest Prakarsa

Baca: Obat Selalu Kosong, Keluarga Pasien RSUD Embung Fatimah Pertanyakan Kebijakan Beli Obat Diluar

Awal pertama diketahui bahwa Johirol meninggal, saat pengurus mesjid mendatangi rumahnya karena sudah satu Minggu tidak datang ke mesjid.

"Biasanya korban makan siang di mesjid, tetapi sudah satu Minggu tidak datang makanya dikunjungi ke rumahnya, setelah pengurus mesjid sampai di rumahnya mengetok pintu, namun tidak ada respon setelah pintu dibuka bau tidak sedap langsung keluar dan saat dilihat ke dalam kondisi korban sudah menghitam dan berair," kata Syafruddin.

Dia juga mengatakan korban sendiri dulunya adalah pelaut, dan sudah lama pisah dengan keluarganya.

"Setelah mengetahui Johirol meninggal ada temannya kerjanya yang mengatakan bahwa keluarganya ada di Palembang. Kita sudah hubungi dan pihak keluarga menyerahkan penguburan kepada perangkat RT/RW. Jadi tadi mayatnya sudah kita kuburkan di pemakaman umum Sei Temiang Batam," kata Syafruddin.

Setelah jenazah dishalatkan di mesjid warga kompleks perumahan di mana Johirol tinggal bersama jajaran Polsek Batuaji mengantar jenazah ke tempat peristirahatan terakhirnya. (ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved