Penjual Ngaku Iseng, Simak 5 Fakta Penjualan Blangko E-KTP di Pasar hingga Tokopedia

Kementerian Dalam Negeri menindaklanjuti dan menelusuri lebih dalam kasus penjualan blangko e KTP di Tokopedia dan Pasar tradisional. Simak 5 faktanya

Penjual Ngaku Iseng, Simak 5 Fakta Penjualan Blangko E-KTP di Pasar hingga Tokopedia
KOMPAS.COM
Blangko KTP elektronik yang diperoleh dari transaksi dalam jaringan, yakni melalui Tokopedia. Blangko itu pun teridentifikasi telah dilakukan personalisasi, salah satu tahap proses pencetakan data di dalam chip KTP-el. Per Jumat (30/11/2018), Tokopedia telah menindak lanjuti penjual itu setelah menerima laporan Kompas. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Saat ini, kabar terkait penjualan blangko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dengan spesifikasi resmi milik pemerintah sedang menjadi perhatian.

Dikutip dari kompas.com yang melakukan penelusuran di lokasi, blangko e-KTP ini diperjualbelikan di pasaran, tepatnya di Pasar Pramuka Pojok, Jakarta Pusat, dan toko yang ada dalam platform e-dagang, Tokopedia.

Temuan ini menunjukkan adanya praktik ilegal penjualan blangko karena blangko tersebut dilarang untuk diperdagangkan.

Blangko e-KTP merupakan dokumen negara dan bersifat rahasia.

Baca: Kemendagri Bongkar Praktik Jual-Beli Blanko KTP Elektronik di Situs Jual Beli Ini, Pelaku Terlacak

Baca: Baru Seminggu Kerja Jadi Penjaga & Wasit Judi Gelper di Jodoh, RA Ngaku Segini Gajinya Sehari

Baca: HP Bekas Banjiri Batam, Bea Cukai Ungkap Modus Penyeludupan dari Singapura

Baca: Umumkan Kehamilan Lewat Video, Simak 5 Fakta Menarik Terkait Kehamilan Tasya Kamila

Berbekal temuan Kompas tersebut, Kementerian Dalam Negeri menindaklanjuti dan menelusuri lebih dalam kasus itu.

Berikut fakta-fakta di balik terungkapnya praktik ilegal penjualan blangko e-KTP:

1. Identitas Penjual Ditemukan

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) melakukan penelusuran. Mereka berkoordinasi dengan perusahaan pencetak blangko e-KTP dan toko online.

Melalui penelusuran lebih lanjut, pihak Dukcapil menemukan informasi lebih jauh terkait pelaku, seperti alamat, nomor telepon, dan foto.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebutkan, penjual tersebut merupakan anak dari mantan Kepala Dinas Dukcapil di Tulangbawang, Lampung.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved