PEMILU 2019

JANGAN SALAH! Ini Dia 12 Bahan Kampanye Yang Boleh Dibagikan

Bawaslu Kota Batam menjelaskan ada 12 bentuk bahan kampanye yang diperbolehkan untuk digunakan selama masa kampanye berlangsung.

JANGAN SALAH! Ini Dia 12 Bahan Kampanye Yang Boleh Dibagikan
KPU.go.id
Maskot Pemilu 2019 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam menjelaskan ada 12 bentuk bahan kampanye yang diperbolehkan untuk digunakan selama masa kampanye berlangsung.

Apa saja 12 bahan kampanye tersebut?

Berikut penjelasan Komisioner Bawaslu Batam, Bosar Hasibuan.

Baca: Penyandang Disabilitas Kini Bisa Langsung Coblos Pada Pemilu, KPU Batam Siapkan Alat Bantu Khusus

Baca: Ini Syarat Orang dengan Gangguan Jiwa Bisa Gunakan Hak Pilih Saat Pemilu 2019 di Batam

Baca: Dibanding saat Pilpres 2014, Pemilih di Kota Batam Untuk Pemilu Serentak 2019 Berkurang 76.424 Orang

1. Menggunakan selebaran (flyer) dengan ukuran maksimal 8,25 cm x 21 cm.
2. Menggunakan brosur (leaflet) ukuran maksimal posisi terbuka maksimal 21 cm x 29,7 cm, pada posisi terlipat maksimal 21 cm x 10 cm.
3. Pamflet maksimal 21 cm x 29,7 cm.
4. Poster maksimal 40 cm x 60 cm
5. Stiker maksimal 10 cm x 5 cm
6. Pakaian
7. Penutup kepala
8. Alat minum/makan
9. Kalender
10. Kartu nama
11. Pin dan atau
12. Alat tulis.

Bosar juga menyebutkan, desain dan materi pada bahan kampanye paling sedikit memuat visi, misi, dan program peserta pemilu dan tidak memuat materi yang dilarang yang dimuat dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum.

"Dalam mencetak bahan kampanye mengutamakan penggunaan bahan yang dapat didaur ulang. Setiap bahan kampanye, apabila dikonversikan dalam bentuk uang, nilainya paling tinggi Rp 60.000, " sebutnya, Senin (10/12/2018).

Disampaikannya, bahan kampanye dapat disebarkan pada saat pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, dan kampanye rapat umum

Namun, para peserta pemilu untuk memahami agar tidak melakukan penempelan bahan kampanye di tempat-tempat yang sudah diatur. Di antaranya, tempat ibadah termasuk halaman, rumah sakit, tempat pelayanan kesehatan, fasilitas pemerintah serta lembaga pendidikan.

"Selanjutnya jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik dan taman serta pepohonan," ucapnya. (dra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved