Begini Penegasan Kalapas Umum Klas IIA Tanjungpinang Soal Keamanan Lapas

pihaknya akan terus bekerja ekstra guna menjaga lapas bebas dari segala hal hal tidak baik termasuk pengaruh barang terlarang.

Begini Penegasan Kalapas Umum Klas IIA Tanjungpinang Soal Keamanan Lapas
tribunbatam/aminnudin
lapas tanjungpinang 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Umum Klas IIA Tanjungpinang Haswem Hasan menegaskan, pihaknya akan terus bekerja ekstra guna menjaga lapas bebas dari segala hal hal tidak baik termasuk pengaruh barang terlarang.

"Itu pasti dan harus. Kami percaya warga binaan kami, tetapi sifat curiga tetap harus ada. Karena, tempat ini tempat orang orang bermasalah. Kami akan bekerja keras meminimalisir, supaya jangan sampai ada masuk barang dan mereka gak ada gunakan lagi,"kata Haswem Hasan.

Sebelumnya, Rabu (19/12/2018), tiga warga binaan Lapas Umum Klas IIA Tanjungpinang digiring ke Mapolres Bintan karena terbongkar menyimpan bungkusan yang dicurigai berupa narkotika jenis sabu. Hasilnya memang positif adalah sabu.

Bungkusan seberat 4 gram ini terungkap ketika digelar razia oleh Polsuspas terhadap warga binaan. Pada saat petugas merazia napi yang berada di klinik medis, terkuaklah barang tersebut.

Bungkusan disimpan dalam lipatan baju sang napi. Ketika petugas menggeledah baju, dalam lipatan kain menyembul keluar bungkusan tersebut dan jatuh. Bungkusan tersebut kemudian diperiksa petugas termasuk si pemiliknya.

"Warga binaan tersebut mengaku bahwa bungkusan memang miliknya, dan katanya baru pertama kali melakukannya,"kata Haswem Hasan.

Catatan Lapas, ketiga warga binaan yang kini diperiksa polisi merupakan narapidana kasus narkoba juga. Bahkan satu dari mereka belum lama mendekam dibalik jeruji lapas.

Lalu, dari mana asal barang?

Soal itu, Kalapas Haswen menyatakan, lapas menunggu hasil penyelidikan polisi. "Masih dalam penyelidikan polisi,"kata dia.

Perihal keamanan lapas, Haswem menegaskan, pihaknya sudah menerapkan pola penjagaan esktra ketat selama ini.

Lapas dilengkapi sejumlah petugas terbaik. Petugas terdiri regu siaga yang berjumlah 11 orang. Mereka berbagi tugas di luar dan di dalam. Di dalam 9 orang, di luar 2 orang. Kemudian ada staf KPLP 3 orang serta ditambah lagi perwira pengamanan

Penulis: Aminnudin
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved