BATAM TERKINI

Atap Jembatan Penyebrangan di Batuaji Rusak, Ini Permintaan Warga Terhadap Pemerintah

Sejumlah jembatan penyeberangan kondisinya sangat memprihatinkan seperti JPO Top 100 Tembesi. Padahal JPO ini sangat ramai digunakan oleh masyarakat

Atap Jembatan Penyebrangan di Batuaji Rusak, Ini Permintaan Warga Terhadap Pemerintah
TRIBUNBATAM.ID/IAN PERTANIAN
Kondisi atap JPO di Batuaji yang rusak diterbangkan angin 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kondisi beberapa Jembatan Penyeberang Orang (JPO) yang ada di wilayah Batuaji semakin hari semakin memprihatinkan.

Atap JPO sudah mulai rusak yang membuat para pejalan kaki tidak nyaman saat melintas dari jembatan tersebut.

Jembatan penyeberangan orang yang kondisinya sangat memprihatinkan seperti JPO Top 100 Tembesi, padahal JPO ini sangat ramai digunakan oleh masyarakat khususnya para mahasiswa dan juga para pekerja.

Kondisi atap JPO sudah ada beberapa yang terlepas yang membuat para pengguna tidak nyaman terlebih saat panas dan saat hujan di mana pengguna terkena panas dan begitu juga terkena hujan saat hujan turun.

Kondisi JPO yang semakin memprihatinkan tersebut juga sangat disesalkan oleh para pengguna dan berharap segera diperbaiki agar tidak sampai berdampak terhadap yang lainnya.

"Kebetulan atapnya ini dari mika plastik, jadi kalau sudah ada yang terlepas nanti akan merembet ke atap lainnya apalagi saat angin kencang datang,"kata Nurhayati, salah satu pengguna, Sabtu (28/12/2018).

Baca: Berusia 3 Bulan Anak Bungsu Aa Jimmy Kini Yatim Piatu, Aa Gym Bersedia Jadi Orangtua Asuh Yumna

Baca: Ingin Pertahankan Eden Hazard, Ini Strategi yang Disiapkan Chelsea

Baca: CATAT! Ini Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan dan Angin Kencang Jelang Tutup Tahun. Kepri Termasuk?

Baca: Diduga Mabuk, Penumpang Garuda Ini Ngamuk dan Bertengkar Gara-gara Kaki Terinjak Anak Kecil

Baca: BMKG Sebut Gempa di Filipina Tak Akan Berdampak Tsunami di Wilayah Indonesia

Nurhayati, yang sering menggunakan JPO tersebut menyebut JPO itu sangat banyak digunakan orang.

"Sebenarnya bukan masalah karena kita sering lewat, tapikan ini fasilitas umum, dan pemerintah sudah kucurkan dana untuk membangun jembatan ini, jadi harus dirawat jugalah," kata wanita yang juga sebagai mahasiswa di salah satu universitas di Batuaji.

Dia juga mengatakan di Batuaji ada beberapa JPO yang sudah dibangun pemerintah namun tidak dirawat sebagaimana mestinya.

Hal sama diungkapkan, Siti Anggraeny, seorang mahasiswa lainnya yang kebetulan melintas dari JPO Top 100.

Dia mengatakan, di Batuaji ada beberapa JPO yang dibangun pemerintah, tetapi terkesan tidak dilakukan perawatan dan pengawasan sehingga membuat JPO tersebut terlihat sangat kumuh bahkan disalah fungsikan.

"Seperti di JPO SP Plaza malah di dalam JPO ada orang jualan, seharusnya kan hal itu tidak bisa, tapi karena tidak ada pengawasan dari dinas terkait ya seperti itulah,"kata Siti.

Dia juga berharap pemerintah Kota Batam, khususnya Dinas terkait agar jangan hanya melakukan pembangunan tetapi harus juga melakukan pengawasan dan perbaikan.

"Ya kalau sudah selesai dibangun harus diawasi juga, agar tetap berfungsi sebagaimana mestinya dan terlihat bagus,"kata Siti.

Sementara mengenai kerusakan JPO tersebut plt Kadishub Batam Rustam belum memberikan komentar, pesan singkat melalui saluran Whatshap yang dikirim Tribun belum mendapat jawaban. (ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved