Video Tahanan Korupsi di KPK Kini Dipasang Borgol, Lihat Penampakan dan Reaksinya

Salah satu tahanan KPK Tubagus Cepy Setiadhy telah mengenakan borgol usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menerapkan peraturan tentang pemborgolan tahanan korupsi.

Aturan tentang pemborgolan tersebut mirip seperti yang diterapkan aparat kepolisian kepada tahanan.

Pantauan Tribunnews.com, salah satu tahanan KPK Tubagus Cepy Setiadhy telah mengenakan borgol usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Baca: Hasil SKB CPNS Pemko Tanjungpinang Sudah Diumumkan, Lulus 216 Orang. Di Sini Link Pengumumannya

Baca: Lampu di Terowongan Pelita Kerap Mati di Malam Hari, Ini Kata Warga Sekitar

Baca: Aturan Baru PNS Terkait Kehadiran, Bolos 10 Kali dalam Setahun Bisa Dipecat. Ini Kata BKPPD Bintan

Baca: Pemerintah Siapkan Perpres. Setelah Batam, Akan Ada 14 Mal Pelayanan Publik Lagi Diresmikan

Meskipun sudah digelangi borgol, Tubagus yang merupakan tersangka kasus dugaan korupsi terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Cianjur Tahun 2018 tetap tersenyum ketika hendak menaikki mobil tahanan KPK.

Berbeda dengan Tubagus, Yuliana Enganita Dibyo yang merupakan tersangka praktik dugaan suap pelaksanaan proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), berlari saat hendak diperiksa di KPK.

Yuliana tampak menghindari sorotan kamera para jurnalis. Ia pun salah memasukki pintu gedung lembaga antikorupsi.

Sembari terus berusaha menutupi tangannya yang telah diborgol, Yuliana malah memasuki pintu masuk khusus tamu, bukan pintu masuk yang biasa tahanan lalui.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyampaikan, KPK telah mulai menerapkan pemberlakuan aturan pemborgolan untuk tahanan yang ditempatkan di Rutan KPK atau dalam perkara yang ditangani oleh KPK.

Febri mengatakan, sebelumnya KPK telah menerima sejumlah masukan dari berbagai kalangan masyarakat terkait dengan perlakuan terhadap para tahanan KPK, baik yang sebelum atau setelah pemeriksaan di kantor KPK.

"Kemudian dari rumah tahanan menuju tempat persidangan atau tempat lainnya. Salah satu hal yang mengemuka adalah aspek edukasi publik dan keamanan," ujar Febri kepada wartawan, Rabu (2/1/2019).

KPK, lanjut dia, menerima masukan tersebut dan mempelajari kembali aspek hukum terkait dengan perlakuan terhadap tersangka atau terdakwa yang ditahan oleh KPK.

"Kami juga melakukan komparasi aturan pengelolaan tahanan oleh instansi penegak hukum lain," kata Febri.

"Sehingga, untuk pertimbangan keamanan, KPK mulai menerapkan ketentuan pada Peraturan KPK Nomor 01 Tahun 2012 tentang Perawatan Tahanan pada Rumah Tahanan KPK, khususnya Pasal 12 ayat (2) yang mengatur bahwa 'dalam hal tahanan dibawa ke luar rutan, dilakukan pemborgolan'. Hal ini dikategorikan dalam pengaturan tentang pemeliharan keamanan dan tata tertib rutan," jelasnya.(*)

* video ini sudah tayang di Tribun Video dengan judul KPK Terapkan Aturan Pasang Borgol Tahanan Korupsi, Ada yang Tersenyum, Ada yang Berlari
Editor: nandrson
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved