Ridwal Kamil Sebut Nilai Kerugian Ekonomi karena Kemacetan Jabodetabek: 65 Triliun, Bukan 80 Juta

Ridwan Kamil dan jajarannya pun diminta oleh Presiden Joko Widodo untuk mengawal percepatan proyek-proyek infrastruktur transportasi di tiga provinsi

TRIBUNBATAM.id, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut, jika nilai kerugian ekonomi per tahun negara disebabkan oleh kemacetan wilayah JABODETABEK (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi).

Hal ini ia ungkapkan melalui akun Instagram-nya @ridwankamil pada Rabu (9/1/2019).

Dalam unggahannya, terlihat Ridwan Kamil mengikuti rapat kabinet terbatas yang diadakan oleh presiden di Istana Negara.

Baca: Semua Orang Lewat Ditantang Berduel, Warga Geram dan Hajar Pemuda Ini Hingga Babak Belur

Baca: Video Wanita Berbobot 350 Kg di Palangkaraya yang Viral, Tak Bisa Berbuat Banyak di rumah

Baca: Video Fadli Zon Komentari KPU Soal Kisi-kisi Debat Pilpres 2019: Nanti Jadinya Presiden Hafalan

Baca: Detik-Detik Pembunuhan Siswi SMK di Bogor, Pelaku Tunggu Korban dan Langsung Menusuk

Emil, begitu sapaannya, menyebut jika kerugian ekonomi negara sebesar Rp65 triliun.

"65 TRILYUN RUPIAH, bukan 80 juta rupiah nilai kerugian ekonomi per tahun karena kemacetan wilayah JABODETABEK," tulisnya.

Ridwan Kamil dan jajarannya pun diminta oleh Presiden Joko Widodo untuk mengawal percepatan proyek-proyek infrastruktur transportasi di tiga provinsi yaitu DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

"Saya mengusulkan dibentuk spesial Transportation Zone, mengadopsi konsep Special Economic Zone atau Kawasan Ekonomi Khusus," paparnya.

Transportasi Zone, dijelaskan Emil, merupakan area di mana pengelola bisa bebas membangun tanpa harus banyak terkena kesulitan koordinasi antar-intansi.

"Semoga lancar," tutupnya.

Dalam postingan yang sudah mendapat likes lebih dari 21 ribu orang itu terlihat juga Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto dan Wakil Presiden Jusuf Kalla turut hadir dalam rapat tersebut.

Simak video di atas. (Tribun-Video.com/FRAN)

Editor: nandrson
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved