Karimun Terkini

Objek Wisata Telunas Beach Resort Digugat. Pemilik Lahan Tuding BPN Ikut Bermain

Zainuddin Ahmad mengatakan dirinya sudah membayar Rp 3 juta untuk proses pengembalian tapal batas lahan yang diklaimnya di Telunas Beach Resort

Objek Wisata Telunas Beach Resort Digugat. Pemilik Lahan Tuding BPN Ikut Bermain
Tribunbatam.id/Rachta Yahya
Zainuddin Ahmad, penggugat lahan objek wisata Telunas Beach Resort saat ikut dalam hearing bersama Komisi 3 DPRD Karimun, Senin (21/1/2019). 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Komisi 3 DPRD Karimun menggelar hearing atau rapat dengar pendapat RDP polemik lahan objek wisata Telunas Beach Resort asal Amerika Serikat di kecamatan Moro, Senin (21/1/2019).

Zainuddin Ahmad, penggugat menuding pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karimun bagian dari lingkaran setan dalam sengketa lahan di Telunas Beach Resort tersebut.

Zainuddin Ahmad atau kerap disapa Kapt Din mengatakan dirinya sudah membayar Rp 3 juta untuk proses pengembalian tapal batas lahan yang diklaimnya di Telunas Beach Resort.

Kapal Karam Saat Digiring Bea Cukai di Kepulauan Meranti. Manifest Pemilk dan Bea Cukai Berbeda

Pedagang Pasar Puan Maimun Buka Lapak di Area Pejalan Kaki. Tapi Tidak Lama Ditertibkan Satpol PP

INFO GEMPA HARI INI - Gempa 4,8 SR Guncang Gorontalo, Senin (21/1) Pukul 17.45 WIB. Ini Kata BMKG

Namun dirinya belum juga mendapati hasilnya. Sebaliknya BPN terkesan mengulur-ulur waktu dengan berbagai alasan.

"Peta yang dikatakan belum ketemu itu, saya sudah dapat. Saya bayar petugas bapak Rp 20 juta. Ada apa dengan BPN? Ini BPN sudah masuk lingkaran setan," kata Kapt Din dihadapan anggota Komisi 3 DPRD Karimun.

Kapt Din juga mengatakan akan berjuang hingga titik darah penghabisan memperjuangkan yang menjadi haknya.

"Sampai titik darah penghabisan akan saya perjuangkan," ujar pria juga anggota DPRD Karimun itu.

Hearing akhirnya ditutup tanpa ada penyelesaian yang konkret.

Anggota Komisi 3, Ady Hermawan menyayangkan BPN Karimun tidak dapat menghadirkan pihak yang kompeten dalam pada hearing tersebut.

"Saya minta BPN pada pertemuan berikutnya dapat menguasai persoalan. Utus lah pihak buang berkompeten biar persoalan dapat diurai," kata Ady Hermawan. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved