IMLEK 2019
IMLEK 2019 - Aneka Tradisi Persiapan Warga Tionghoa Menyambut Tahun Baru Imlek
Tradisi warga Tionghoa dalam menyambut Tahun Baru Imlek 2019, Berbagai persiapan perayaan dilakukan oleh warga Tionghoa
Tradisi warga Tionghoa dalam menyambut Tahun Baru Imlek 2019
TRIBUNBATAM.id - Hari Raya Imlek akan diperingati, Selasa (5/2/2019) esok.
Berbagai persiapan perayaan dilakukan oleh warga Tionghoa, termasuk Hermawan atau Liong Hwa Hing, di tempat tinggalnya di Semarang, Jawa Tengah, Senin (4/2/2019) sore.
Kompas.com berkesempatan melihat secara dekat proses persiapan perayaan Imlek di rumah Hermawan, di kawasan Pecinan, Semarang.
Tiba di tempat tinggalnya, dua buah puisi menggantung di sisi pintu bagian kanan-kiri, serta satu pantun berada di atasnya.
Pantun dikemas dengan ornamen warna merah.
Dalam tradisi China, sebelum tahun baru, harus memasang kertas merah berisi pantun, lalu ditempel di samping pintu.
• Perayaan Imlek Batam Difokuskan di Nagoya, Ada Pesta Kembang Api dan Acara Menarik Lainnya
• Kumpulan Ucapan Imlek 2019 atau Tahun Baru China 2570, Gong Xi Fat Chai
• Meriahkan Tahun Baru Imlek dengan Kumpulan Lagu Imlek 2019, Cek di Sini
Pantun itu berisi doa-doa, yang umumnya ingin negara makmur, aman, kuat, dan dagangannya laris.
Masuk di ruang tamu, sebuah lampion merah menggantung di plafon.
Di tempat yang sama, sebuah pohon mei huwa, dipajang begitu apik, di sisi tempat peribadatan.
" Pohon mei huwa ini simbolis. Pohon ini beda, karena pohon itu tahan dingin. Semakin dingin, pohon malah berbunga," ujar pemerhati Tionghoa Semarang ini.
Pohon mei huwa, kerap dijumpai saat perayaan Imlek.
Namun, saat ini, hanya orang tertentu yang memajang pohon itu di tempat tinggal masing-masing.
Menurut dia, pohon mei huwa tidak banyak disukai, terutama oleh kalangan muda.
Anak muda kerap mencari kepraktisan, dan enggan berbuat hal-hal yang rumit.
