Kenaikan Tarif Kargo Pesawat di Luar Batas Diprotes, Manajemen Lion Air Enggan Berkomentar

Manajemen Lion Air Group enggan berkomentar terkait kenaikan tarif kargo yang dinilai di luar batas kewajaran.

Kenaikan Tarif Kargo Pesawat di Luar Batas Diprotes, Manajemen Lion Air Enggan Berkomentar
Ilustrasi pesawat Lion Air 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Kenaikan tarif SMU oleh maskapai penerbangan yang dianggap tak wajar mendapat protes dari Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo).

Akibat kenaikan tersebut berimbas pada biaya operasional yang harus mereka keluarkan menjadi cukup besar.

Menanggapi hal itu, manajemen Lion Air Group enggan memberi komentar.

"Saya belum bisa memberikan keterangan saat ini terkait (kenaikan) tarif Surat Muatan Udara," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (5/2/2019).

Dia menegaskan, sejauh ini dirinya belum bisa menyampaikan apapun terkait kenaikan tarif SMU.

Ia berjanji, akan memberikan informasi atau perkembangannya jika sudah ada dasar secara resmi dan rinci.

PETANI MENJERIT, Tarif Kargo Pesawat Naik Rp 30 Ribu per Kg, Order Produk Holtikultura Banyak Cancel

Tarif Kargo Pesawat Naik 300 Persen Sejak Juni 2018, JNE Sebut Kebijakan Itu Mirip Tsunami

Meski Tarif Kargo Pesawat Meroket, TIKI Belum Naikkan Tarif Secara Nasional

Jasa Pengiriman Terlalu Murah, Garuda Indonesia Naikkan Biaya Kargo 50 Persen

FOLLOW JUGA : 

"Pokoknya, terkait hal ini belum bisa memberikan keteragan dulu. Nanti kalau ada perkembangan akan kami sampaikan, kira-kira itu," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Asperindo sangat keberatan dengan kenaikan tarif SMU yang diberlakukan maskapai penerbangan.

Karena itu, perusahaan yang tergabung dalam Asperindo berencana akan menghentikan kegiatan pengiriman barang lewat jalur udara sementara waktu.

"Nah, yang sangat kami sayangkan adalah kenaikan dilakukan beberapa kali," kata Ketua Umum Asperindo, Mohamad Feriadi ketika dihubungi Kompas.com, Senin (4/2/2019).

Sejauh ini, rencana penghentian pengiriaman barang via kargo oleh anggota Asperindo ini akan dilakukan pad 7-9 Februari mendatang.

Namun, keputusan ini belum resmi karena masih dalam tahap pembahasan. (*)

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lion Air Group Enggan Komentari Kenaikan Tarif Surat Muatan Udara"

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved