PEMILU 2019

KPU Karimun Temukan 125 Lembar Surat Suara DPR Cacat, Suara Edyson dan Indri Milik Partai

"Sampai saat ini, laporan yang saya terima sebanyak 125 lembar surat suara untuk pemilihan DPR RI cacat. Ada yang mengkerut, sobek atau koyak, buram d

KPU Karimun Temukan 125 Lembar Surat Suara DPR Cacat, Suara Edyson dan Indri Milik Partai
TRIBUNBATAM.id/RACHTA YAHYA
Tenaga honor tengah menyortir surat suara Pemilu 2019 di gudang logistik KPU, Rabu (6/3). Sementara ini sebanyak 125 lembar surat suara DPR RI ditemukan cacat. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - KPU Kabupaten Karimun masih melakukan penyortiran terhadap surat suara Pemilu 2019 di gudang logistik mereka di gedung bekas diskotik Al Pacino.

Hingga pukul 12.00 WIB, Rabu (6/3/2019), KPU Kabupaten Karimun mendapati surat suara untuk pemilihan DPR RI cacat sebanyak 125 lembar.

Cacat surat suara itu tergolong dalam beberapa jenis. Di antaranya mengkerut sebanyak 53 lembar, buram 50 lembar, bercak-bercak 12 lembar dan koyak atau sobek 10 lembar.

"Sampai saat ini, laporan yang saya terima sebanyak 125 lembar surat suara untuk pemilihan DPR RI cacat. Ada yang mengkerut, sobek atau koyak, buram dan bercak-bercak," kata Ketua KPU Kabupaten Karimun, Eko Purwandoko, Rabu.

Hadapi Kemarau, Masyarakat Tak Perlu Tunggu PDAM, Ini Solusi yang Ditawarkan Wali Kota Tanjungpinang

Chef Renatta Moeloek Dapat Bunga di Masterchef Indonesia 2019, Chef Juna Emosi soal Plecing Kangkung

Gunakan Cahaya HP dengan Kecerahan Maksimum, di Mata Wanita Ini Ditemukan 500 Lubang

Perlakuan Ibunda Reino Barack ke Menantunya, Syahrini Sebut Ibu Mertua, Sentuh Lembut Bahu Inces

Kondisi surat suara cacat tersebut tidak langsung dimusnahkan melainkan harus dilaporkan terlebih dahulu ke KPU Provinsi Kepri untuk pergantian.

"Sementara dikumpulkan dulu, kalau sudah selesai nanti baru kami hitung semua, bisa saja ada tambahan karena proses sortir masih berlangsung sampai saat ini," kata Eko.

Eko optimistis, surat suara yang cacat tersebut dapat ditanggulangi pihaknya sebelum hari H pencoblosan pada 17 April mendatang.

Hal itu dikarenakan pihaknya memiliki stok yang lumayan banyak. Saat diterima pertama kali, KPU Kabupaten Karimun menerima khusus untuk surat suara pemilihan DPR RI sebanyak 18.000 boks, minimal satu boks isi seribu lembar.

"Kalau dilihat, 125 lembar itu masih kecil dibandingkan stok yang ada," katanya.

Perihal dua caleg yang dikeluarkan dari daftar calon tetap (DCT) atas nama Edyson Tatulus, caleg DPR RI dapil Kepri dan Indri Ceria Agustin, caleg DPR Kepri dapil Karimun, dikatakan Eko sudah terlanjur tercetak dalam surat suara.

Pihaknya melalui Ketua PPS akan mengumumkan baik secara lisan maupun tulisan di TPS-TPS kepada pemilih bahwa keduanya tidak lagi terdaftar sebagai caleg tetap.

"Kalau nanti keduanya tetap ada yang nyoblos, suaranya jadi milik partai mereka. Kalau dicoret langsung dari surat suara, mau berapa lama? Ini surat suara banyak. Kalau salah coret bagaimana? Makanya dibiarkan saja, nanti di TPS diumumkan," kata Eko.

Edyson Tatulus dan Indri Ceria Agustin sebelumnya dinyatakan bersalah oleh Hakim Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun.

Keduanya terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar aturan kampanye dan dihukum hukuman percobaan.

Meski tidak ditahan, namun berdasarkan aturan Pemilu, keduanya harus dicoret sebagai caleg sebagai konsekuensi.(yah)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved