VIDEO - Protes Dipersekusi saat Jemput Penumpang di Titik Jemput, Ratusan Sopir Taksi Online Demo

Ratusan sopir taksi online protes tindakan persekusi dengan mendatangi gedung Sumatera Expo atau gedung Mal Pelayanan Publik, Senin (11/3/2019).

TRIBUNBATAM.ID, BATAM - Ratusan sopir taksi online mendatangi gedung Sumatera Expo atau gedung Mal Pelayanan Publik, Senin (11/3/2019).

Kedatangan mereka tersebut sebagai bentuk protes tindakan persekusi yang dialami seorang sopir taksi online oleh sopir taksi konvensional saat mengambil penumpang di gedung Sumatera Expo atau Mal Pelayanan Publik.

Salah satu sopir taksi online, Andi menceritakan sejak dua malam lalu, sopir taksi online selalu ditangkap di titik jemput yang telah ditentukan antara perwakilan taksi konvensional maupun taksi online.

"Di gedung Sumatra Expo Batam ini merupakan salah satu titik jemput yang sudah disepakati bersama ternyata masih juga dipersekusi" ujar Andi.

Ratusan sopir taksi online yang berdatangan ke area gedung Sumatra Expo atau Mal Pelayanan Publik untuk meminta komitmen mematuhi peraturan yang telah disepakati bersama.

Pantauan Tribunbatam.id di lapangan, mereka masih berkumpul untuk memastikan keadaan di sana benar-benar aman.

Ngaku Tak Tau Ada Tenaga Kerja Asing Ilegal Bekerja PT San Hai, Begini Penjelasan Sekdako Batam

Gerah Sopir Taksi Online & Konvensional Ribut Terus, Ini Komentar Kepala Dishub Batam

Tak Terima Temannya Dipersekusi, Ratusan Sopir Taksi Online Geruduk Gedung Sumatera Expo Batam

Resmi Disegel, Ini Kesalahan PT San Hai di Tanjung Uncang, DLH Batam Segera Lakukan Gelar Perkara

Selain itu, Petugas kepolisian juga terlihat berdatangan untuk mengamankan situasi.

Memang bentrok antara taksi online dengan taksi konvensional di Kota Batam tidak ada habisnya.

Kedua belah pihak bahkan sudah sering didudukkan bersama oleh petugas kepolisian dan sudah disepakati adanya 47 titik jemput di sejumlah tempat di Batam termasuk di gedung Sumatera Expo atau Mal Pelayanan Publik.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Rustam Efendi saat dikonfirmasi terkait keributan yang terjadi antara sopir taksi online dan konvensional tersebut tak banyak komentar.

"Ini dia. Awak langsung ke Kepala Dinas Provinsi saja. Mohon ketegasan beliau untuk menyelesaikan," tulisnya via Whatsapp.

Sebelum kejadian ini terjadi, Senin (11/3/2019) sore, TRIBUNBATAM.ID juga telah meminta tanggapan Rustam mengenai keputusan rapat pada Jumat (8/3) lalu yang juga masih menggantung.

"Kesepakatan 47 titik jemput sudah dibawa ke dinas perhubungan provinsi. Dikarenakan kericuhan yang kerap terjadi di Kota Batam, kami hanya menindaklanjuti hasil kesepakatan sebagai bentuk pengawasan saja," tulisnya via whatsapp sore itu.

Namun berhubung pertanyaan diajukan via Whatsapp, Rustam meminta wawancara dilakukan secara langsung.

"Nanti langsung (wawancara) saja. Saya sekarang masih ada kegiatan lain," tulisnya. (tribunbatam.id/dipa nusantara/argianto)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved