BATAM TERKINI

Perairan Batam Sepanjang 4 Kilometer Tercemar Minyak Hitam, Butuh Rp 275 Juta Untuk Membersihkannya

Untuk pembersihan limbah, DLH butuh bantuan anggaran dari pemerintah provinsi dengan perkiraan biaya pembersihan lebih kurang Rp 275 juta.

Perairan Batam Sepanjang 4 Kilometer Tercemar Minyak Hitam, Butuh Rp 275 Juta Untuk Membersihkannya
TRIBUNBATAM
Limbah sludge oil mencemari pantai Nongsa Batam 

Perairan Batam Sepanjang 4 Kilometer Tercemar Minyak Hitam, Diduga Dibuang Oleh Kapal

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Selain di perairan Batam di kawasan Nongsa, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam juga mendapat laporan adanya tumpahan limbah di perairan Pulau Air Raja Kecamatan Galang.

Kepala DLH Batam, Herman Rozie mengatakan, informasi masyarakat diterima pihaknya pada 27 Maret lalu. Kemudian pada 29 Maret, petugas DLH turun ke lapangan.

"Diduga limbah itu dibuang dari kapal," kata Herman, Kamis (11/4/2019).

Adapun panjang perairan yang terkena dampak pencemaran, lebih kurang sepanjang 4 km. Dengan estimasi limbah sebanyak 37,23 m3 atau sebanyak 186 drum.

"Terhadap laporan masyarakat ini, kita sudah laporkan kepada direktur pengendalian pencemaran dan kerusakan pesisir KLHK," ujarnya.

Untuk pembersihannya, DLH butuh bantuan anggaran dari pemerintah provinsi. Perkiraan biaya pembersihan lebih kurang Rp 275 juta.

Video Viral Surat Suara Sudah Tercoblos di Selangor Malaysia. Bawaslu Pastikan Bukan Hoaks

Tak Tepati Janji, Bright PLN Akhirnya Buka Suara Penyebab Pemadaman Listrik Hari Ini (11/4)

Download Lagu MP3 Everything I Need Skylar Grey Soundtrack Film Aquaman, Film Sukses Tahun 2018

Warga Tanam Ubi hingga Nanas di Hutan Lindung Duriangkang, Ini yang Dilakukan Ditpam BP Batam

"Belum kita ajukan. Nanti akan kita ajukan ke provinsi bersamaan dengan perkiraan biaya untuk clean up limbah yang di Nongsa. Untuk anggaran yang di Nongsa, kita belum dapat perkiraan biayanya," kata Herman.

Sementara itu, pada Kamis (11/4/2019) ini, DLH juga mendapat informasi adanya penangkapan kapal MV Vox Maxima di perairan Pulau Galang oleh Lantamal IV Tanjungpinang.

Penangkapan ini masih terkait limbah.

"Kita baru sebatas dengar informasi. Satu kapal, dia buang limbah di perairan Galang. Untuk informasi detailnya, yang menangkap yang lebih paham," ujarnya.

Apakah limbah yang dibuang kapal ini sama dengan limbah yang ditemukan di perairan Pulau Air Raja, Herman belum bisa memastikannya.

"Tergantung hasil lab nantinya," kata Herman. (tribunbatam.id/dewiharyati)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved