PEMILU 2019

Berjaga hingga Petugas PPK Pulang, Tim Medis Bersiaga Selama Rapat Pleno PPK

Kelompok tim medis Dinkes Kota Batam, berjaga di seluruh tempat penghitungan suara Panitia Pemilihan Kecamatan se-Batam.

Berjaga hingga Petugas PPK Pulang, Tim Medis Bersiaga Selama Rapat Pleno PPK
TRIBUNBINTAN.COM/ALFANDI SIMAMORA
Rekapitulasi penghitungan surat suara di daerah Hinterland Kecamatan Bulang sudah selesai dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bulang Rabu (24/4/2019) malam. 

Berjaga hingga Petugas PPK Pulang, Tim Medis Bersiaga Selama Rapat Pleno PPK

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kelompok tim medis Dinkes Kota Batam, berjaga di seluruh tempat penghitungan suara Panitia Pemilihan Kecamatan se-Batam.

Komisioner KPU Kepri, Koordinator Wilayah Kota Batam, Widiyono Agung, Kamis (25/4/2019) mengatakan, tim medis sudah sejak Senin berjaga di seluruh tempat penghitungan suara Panitia Pemilihan Kecamatan se-Batam.

"Benar, sudah sejak Senin kami menggandeng Dinas Kesehatan untuk berjaga-jaga. Guna melakukan pencegahan dengan mengecek kesehatan KPPS. Ini sudah digelar di seluruh Batam," kata Widiyono Agung.

Pantauan wartawan, ambulans dari puskesmas setempat bersiaga di sekitar tempat penghitungan suara, di antaranya di PPK Sekupang, PPK Sagulung, dan beberapa kecamatan lain.

Sedangkan PPK yang berada di pulau luar Batam, seperti Bulang, aparat kepolisian menurunkan dokter polisi untuk mengecek kesehatan petugas.

"Tentu dalam hal ini, kami akan berharap langkah serupa juga dilakukan di seluruh wilayah di Kepri. Kami sudah sampaikan kepada teman-teman, supaya bekerja sama dengan tim kesehatam setiap daerah. Sehingga kesehatan petugas kita terjaga," tambahnya.

Ngaku Akan Terima Apapun Hasilnya, Sandiaga Uno Ungkap Rencananya Usai Pilpres 2019

PSI Disindir Hanum Rais Sebagai Partai Nasib Satu Koma, Tsamara Amany Ungkap Fakta Ini

VIDEO Detik-detik Pria Gagalkan Upaya Bunuh Diri Seorang Wanita, Loncat dari Jembatan ke Sungai

Rumah Meubel Beri Diskon 30 Persen Aneka Furniture, Konsumen Bisa Desain Sendiri Bentuknya

Widiyono berharap, kelompok kesehatan siap siaga penuh di tempat penghitungan suara di PPK selama rekapitulasi sedang berlangsung.

"Jadi tambahan informasi bahwa, jika pada pleno sampai jam 12 malam, maka tim kesehatan juga harus ada di sana sampai jam 12 malam, sama seperti pertandingan olahraga, tim medis ada mulai pertandingan dimulai sampai selesai," bebernya.

Sehingga, bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, tim medis dapat bertindak cepat.

Ia menegaskan, proses rekapitulasi suara tetap harus dilakukan sesuai dengan tahapan, karenanya seluruh petugas mesti dalam kondisi "fit" dan sehat agar bisa melaksanakan tugasnya dengan baik.

"Dalam perjalanan pelaksanaan pemilu, ternyata membutuhkan pikiran dan tenaga dengan waktu yang lama, maka yang harus kita pikirkan dan lakukan adalah upaya pencegahan agar tidak terjadi kelelahan berlebihan," tuturnya.

Sementara itu, hingga saat ini, KPU Kepri mencatat seorang anggota KPPS meninggal dan 3 orang orang lainnya sakit, selama melaksanakan tugasnya dalam Pemilu 2019.

"Kami mencatat seorang meninggal, tiga orang sakit," kata Komisioner KPU Kepri, Widiyono Agung.

Seorang KPPS yang meninggal yaitu Ketua TPS 05 Kecamatan Tebing, Karimun, Achmad Adnan. Dan tiga orang yang sakit yaitu Joko Suderajat dari Natuna, Tumbal Pakpahan dari Batam dan Suhaimi dari Karimun. (tribunbatam.id/leo halawa)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved