Dermaga Kecamatan Buru Karimun Tak Laik Pakai, Padahal Pemprov Kucur Ratusan Miliar Bangun Dermaga

Kondisi dermaga menuju Kantor UPT PUP Perikanan Kecamatan Buru, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri sudah tidak layak.

Editor: Thom Limahekin
TRIBUNBATAM.id/Elhadif Putra
Kondisi dermaga menuju Kantor UPT PUP Perikanan Kecamatan Buru, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri tidak layak pakai lagi. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Kondisi dermaga menuju Kantor UPT PUP Perikanan Kecamatan Buru, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri sudah tidak layak pakai lagi.

Sebagian lintasan dermaga telah roboh dan sangat membahayakan untuk dilalui.

Padahal dermaga tersebut merupakan satu-satu tempat yang harus dilewati nelayan untuk mengurus surat-menyurat.

"Ini jalan utama, tidak ada jalan lain menuju kantor itu," kata seorang nelayan, Jumat (26/7/2019).

Dari informasi yang dihimpun TRIBUNBATAM.id, dermaga tersebut dulunya dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat.

Masyarakat dan para pelajar menjadikan pelabuhan itu sebagai akses utama penyebrangan dari Tanjung Utan menuju Tanjung Batu Kecil.

Namun setelah kondisi saat ini maka masyarakat tidak lagi menggunakan pelabuhan tersebut.

Warga Anambas Borong Buah Durian, Khasiat Makan Durian Bisa Sembuhkan Kanker Loh

Viral Wanita Carikan Suami Istri Kedua, Alasannya Bikin Terharu

Bright PLN Batam Klaim Pernah Berikan Kompensasi ke Pelanggan Atas Ketidakpuasan Konsumen

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Indosiar Persib Bandung vs Bali United Liga 1 2019 Malam Ini

"Pelabuhan itu sudah lama tidak digunakan lagi. Tapi masyarakat yang hendak ke UPT Dinas Kelautan dan Perikanan itu tetap lewat pelabuhan itu," kata seorang warga, Andi. kepada TRIBUNBATAM.id.

Sebagaimana dilansir Kominfo.kepriprov.go.id, Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau menganggarkan anggaran sebesar Rp 108 miliar pada APBD Kepri untuk seluruh program pembangunan pada tahun 2018 ini.

Warga turun dari boat pancung di Dermaga Gabion Karimun. Jembatan itu rawan rubuh karena kayu-kayunya sudah banyak yang lapuk.
Warga turun dari boat pancung di Dermaga Gabion Karimun. Jembatan itu rawan rubuh karena kayu-kayunya sudah banyak yang lapuk. (TribunBatam.id/Elhadif Putra)

Anggaran tersebut didominasi untuk membiayai pembangunan program prioritas serta pembangunan dermaga dan pelabuhan yang ada di pulau-pulau se Provinsi Kepri.

Hal ini disampaikan Kabid Kepelabuhanan Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Aziz Kasim Dzou di Tanjungpinang, Rabu (28/2).

"Rp 108 miliar itu untuk keseluruhan program pembangunan tahun 2018, termasuk keempat program prioritas yang baru saja diluncurkan kemarin," ungkap Aziz.

Ulang Tahun ke 9, CISC Adakan Seminar Mengenal Kanker Sekaligus Pencegahan

Selama 3 Hari OVO Bagi-bagi Cashback 60 Persen, Cek Merchant Favoritmu

Jadi Korban Bully, Bocah Ini Dianiaya Teman Sekelas Hingga Ujung Pencil Menancap di Dada

Sebanyak 597 Warga Anambas Idap Infeksi Saluran Napas Akut, Ini Makanan yang Harus Dihindari

Aziz mengatakan dalam penganggaran Dinas Perhubungan Provinsi Kepri masih didominasi untuk peningkatan infrastruktur yang menunjang perekonomian. Seperti akses pelabuhan dan dermaga yang ada di pulau-pulau.

"Ada beberapa dermaga atau pelabuhan yang akan dibangun di tahun 2018 ini selain program prioritas yang telah di resmikan Gubernur beberapa waktu lalu," tegas Aziz.

Misalnya, pelabuhan di Kampung Asam Kundur Utara, Dermaga di pulau Kasi serta dermaga atau pelabuhan yang ada di Sungai tenam kabupaten Lingga dan beberapa dermaga di pulau lainnya.

Bupati Bintan Apri Sujadi saat meninjau dermaga pelabuhan pulau di Kecamatan Mantang
Bupati Bintan Apri Sujadi saat meninjau dermaga pelabuhan pulau di Kecamatan Mantang (tribunbatam/aminnudin)

"Rata-rata pembangunan tahap pertama , namun untuk dermaga kampung asam dan sungai Tenam merupakan program pembangunan lanjutan," ungkap Aziz Kembali.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved