Curanmor

Genk Ranmor Digrebek Sedang Asyik Internetan

Tersangka Spesialis Ranmor dan Ponsel Adi CS Tertangkap Saat Main Internet

Laporan Hadi Maulana, wartawan Tribunnewsbatam

BATAM, TRIBUN - Empat kawanan spesialis pencurian motor (Ranmor) dan Ponsel (Hp), Adi alias Kobra (26), Dedi Kristian (23), Patra (22) dan Hengky (25),  yang kerap bereaksi di bilangan kawasan Batuaji, Sagulung dan sekitarnya, Rabu (9/3) Dini hari, sekitar pukul 01.30 WIB akhirnya berhasil diamankan jajaran Sat Reskrim Polresta Barelang.

Mereka diamankan sesaat bermain Game Online di warnet Ozon yang berada tepat di depan kawasan Mall Sagulung, Batuaji. Dan satu dari keempat kawanan tersebut, yakni Hengky terpaksa dilumpuhakn dengan timah panas, karena berusaha kabur dan lari dari sergapan petugas.

"Saya bukannya lari, tapi hanya berusaha membela diri," sebut Hengky dengan kondisi kaki kanannya yang berperban.

Hengky sendiri mengaku, dirinya melakukan curanmor dan pencurian ponsel hanya karena kebutulan saja, dan hal itu sama sekali tidak pernah direncanakan. "Spontanitas saja bang, sama sekali tidak ada direncanakan," ungkap dia.

Bahkan Hengky mengaku sepeda motornyapun belum dijual, dan hanya disembunyikan dikediaman temannya. "Saya mencurinya sekitar bulan 10 lalu, dan sampai saat ini sepeda motor Vega R tersebut masih saya sembunyikan," sebut Hengky seraya menambahkan bahwa dirinya melakukan hal ini bersama Patra.

Berbeda dengan Patra, kepada Tribun dirinya mengaku melakukan hal ini karena di ajak dengan Hengky. "Saya hanya ikut-ikutan saja bang, dan semua ini rencananya Hengky," ungkap Patra seraya menundukan kepalanya.

Dengan tertangkapnya dirinya, oleh jajaran Sat Reskrim Polresta Barelang, Patra mengkau sangat menyesali atas perbuatannya itu. Sebab, disebutkannya hal itu baru pertama kali dilakukannya, dan tidak pernah terpikirkan hingga bisa seperti ini.

"Orangtua saya tidak tahu bang, kalau mereka tahu tentunya mereka pasti marah besar," terang Patra yang mengaku kedua orangtuanya masih berada di kampung halamannya, di Flores.

Senada juga diungkapkan Adi alias Kobra (26) yang ditemui di ruang Unit IV Sat Reskrim Polresta Barelang mengaku dirinya melakukan pencurian ponsel juga karena diajak dengan Hengky.

"Ya saya diajak Hengky, sebelumnya saya tidak mau, namun karena sesuatu dan lain hal, jadi terpaksa saya ambil," ungkap Adi.

Disbeutkan Adi ponsel itu diambilnya di salah satu konter yang ada di Plaza Sagulung. "Nama konternya saya lupa, yang pasti konter tersebut berada di Plaza Sagulung, dan kejadian ini juga dilakukan sekitar bulan 10 kemarin," terang Adi.

Meski mengaku baru pertamakalinya melakukan hal itu, namun Adi terlihat sudah terbiasa beradapan dan berkomunikasi dengan petugas kepolisian. Tidak seperti Patra yang terlihat gemetaran.

"Saya si baru pertama kali ini, mungkin karena apes aja, soalnya gara-gara Patra dan Hengky tertangkap duluan, makanya mereka merembet ke saya dan satu teman saya lagi yang bernama Dedi," ujar Adi.

Lantas bagaimana dengan kondisi ponsel itu sekarang, apa dipergunakan sendiri atau malah dijual?. Adi menyebutkan awalnya dipergunakan sendiri, namun karena  belakangan tidak lagi memiliki uang, makanya ponsel tersebut dijualnya.

"Hanya ponsel Nokia China, jadi tahu sendirilah berapa uangnya yang bisa didapat," papar Adi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved