Fenomena
Sumur "Jin" Milik Sukardin Bermanfaat Keluarkan Dahak
Bermanfaat Keluarkan Dahak ...
Laporan Candra P. Pusponegoro Wartawan Tribunnews Batam
BATAM, TRIBUN – Sukardin, pria asal Bima Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak bisa menyembunyikan rasa sukacitanya. Di rumah kontrakannya, Bengkong Swadebi RT 02 RW 02 Nomor K 02 Batam, air sumur di rumah kontrakannya berubah menjadi panas dan mengeluarkan asap. Bahkan sumur yang berdiameter 80 centimeter dan dalamnya 5 meter itu dipercaya memiliki khasiat untuk obat.
Saat dijumpai Tribun di rumahnya, Kamis (14/4), pukul 19.00 WIB, ia terlihat santai. Menurutnya, sumur yang menghebohkan warga sejak Kamis siang hingga malam itu, kejadiannya terjadi sekitar sebulan yang lalu. Di mana saat ia akan tidur pukul 2.00 WIB dini hari, ia mengaku didatangi sesosok “jin” berwujud manusia. Esoknya, setelah di cek, air sumurnya sudah berubah menjadi panas.
“Saya kalau tidur kan malam terus, saat menjelang tidur tiba-tiba saya didatangi sesosok orangtua. Saya rasa itu jin, saat itu saya merasa takut. Orangtua itu membangunkan saya dan hanya mengatakan “bangun”, setelah saya bangun orangtua itu pergi begitu saja. Esok harinya saya penasaran, maka saya cek sumur di depan rumah dan airnya sudah panas,” ujar Sukardin.
Setelah didatangi sosok orangtua itu, Sukardin menceritakan kejadian itu kepada tetangganya, Pariyono (Ketua RT 01). Kemudian Paryono pun segera mengecek sumur yang berada di depan rumah Sukardin. Beberapa hari kemudian sebagian tetangga sudah banyak yang mengetahui kalau air sumur itu mengeluarkan panas dan asap seperti air yang direbus.
Esok harinya, para tetangga penasaran dan datang untuk melihat. Mereka berlalu begitu saja setelah melihat sumur itu. Namun, salah satu tetangga Sukardin yang bertugas di Polda Kepri. Sebagai tetangga, Sukardin disarankan untuk melaporkan sumurnya Polsek setempat. Menurut anggota Polda itu, jika tidak dilaporkan dan suatu saat terjadi apa-apa, maka pemilik bisa ditangkap.
“Ada salah seorang tetangga saya yang bekerja di Polda Kepri, mengetahui ada informasi sumur panas maka ia meminta saya untuk melapor. Sebab kalau ada kejadian apa-apa, katanya, saya bisa ditangkap. Karena dibilang begitu makanya saya jadi sangat takut dan akhirnya melapor ke Polseklah,” ujarnya dengan nada polos.
Melihat kejadian ini, kemudian ia segera lapor bersama Pariyono ke Polsek Bengkong. Tetapi setelah melaporkan ke Polsek, ia dan Sukardin ditertawakan oleh anggota Polsek yang berjaga saat itu. Menurutnya, di Batam ini tidak ada gunung berapi atau hal-hal pemicu kejadian itu. Sehingga mana mungkin bisa terjadi hal-hal itu.
“Kami melapor, sesampainya di Polsek malah ditertawakan anggota, katanya ada-ada saja. Mereka bilang mana mungkin di Batam ada sumur yang airnya panas,” ujar Pariyono menirukan salah seorang anggota Polsek.
Selalng beberapa hari kemudian, jajaran Polsek Bengkong melakukan inspkesi mendadak ke lokasi kejadian, Kamis (14/4) pukul 13.00 WIB. Tidak hanya anggota Polsek, Ibu Camat Bengkong juga turut hadir untuk melihat sumur ajaib yang menjadi pergunjingan warga setempat. Setelah melihat kondisinya, anggota Polses segera memasang garis polisi (police line) di dekat lokasi.
“Tapi petugas polisi datang kemari pukul 13.00 WIB, ada Ibu Camat Bengkong juga melihat sumur itu. Petugas juga sudah mengambil sampel airnya untuk di uji laborat,” ujarnya menambahkan.
Sejak didatangi oleh aparat berwajib, maka warga pun penasaran dan berbondong-bondong untuk melihat sumur. Namun warga yang ingin melihat tidak boleh masuk karena dilokasi sudah dipasang garis polisi. Warga yang penasaran hanya bisa melihat sumur dari jarak dua meter. Sebagian mereka terus menggunjingkan fenomena alam itu.
Pemilik Rumah Sarankan Gunakan Sumur Jika PAM Mati
Sukardin mengontrak rumah itu selama delapan bulan. Rumah tipe 42 dibangun sekitar dua belas tahun yang silam. Selama bertempat tinggal, pemilik rumah, Suwarsih, tidak pernah mengalami kejadian aneh-aneh. Justru saat kejadian unik ini, Suwarsih merasa heran dan terbengong-bengong. Namun ia memasrahkan kejadian tersebut kepada Tuhan.
“Saya sudah laporkan kepada pemilik rumah, namun beliaunya juga terheran-heran kenapa bisa seperti ini keajaibannya,” ujar pimilik rumah yang ditirukan Sukardin.
Sebelum menempati rumah kontrakan tersebut, Sukardin pernah dinasehati sama pemilik rumah. Jika suatu saat air PAMnya mati, maka bisa menggunakan sumur yang ada di depan rumah. Saat itu Sukardin bingung, biasanya sumur itu dibangun ada dindingnya, namun sumur yang ada dikontrakannya itu tidak ada dindingnya dan hanya ditutupi keramik.