Selasa, Batik Dugong Khas Bintan Diluncurkan

“Responnya cukup baik. Malah banyak yang minat,”

Selasa, Batik Dugong Khas Bintan Diluncurkan
Tribun Batam/ Istimewa
Batik Dugong Bintan

Laporan Tribunnews Batam, Novyana Handayani

TRIBUNNEWSBATAM, BINTAN - Siapa sangka binatang laut yang nyaris punah ini, bisa dikreasikan menjadi motif batik.

Batik Dugong Bintan, demikian namanya akan diperkenalkan secara resmi pada ajang Musyabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (15/5/2012) mendatang.

Sebelumnya batik yang sengaja menggunakan ikon dari Bintan ini, sudah diperkenalkan sejak 12 April lalu. Termasuk pada pameran Batam Expo 2012.

“Responnya cukup baik. Malah banyak yang minat,” ujar Oni Kay, Pemilik Butik Selaras, Minggu (15/5/2012).

Batik Dugong Bintan ini adalah kreasi lain dari Efiyar M Amin, yang merupakan designer Batik Gonggong. Lahirnya Batik Dugong Bintan ini awalnya secara tak sengaja. Berawal dari obrolan ringan antara Butik Lawana dan Bupati Bintan, Ansar Ahmad.

Ansar bercanda mengusulkan agar dibuatkan batik dengan corak khas Bintan. Tertapi candaan itu ditanggapi serius oleh Butik Lawana. Setelah mengalami beberapa kali perubahan, akhirnya lahir Batik Dugong Bintan dengan berbagai motif.

Diantaranya motif dugong bintan, dugong untai , dugong sepasang , dugong hias , dugong empat  dan beberapa motif lainnya.

Motif dugong ini juga dipadukan dengan ornamen gelombang , rumput laut lamun dan tidak lupa lancangkuning yang menjadi ciri khas Bintan.

Tak hanya tersedia dalam bentuk bahan kain, juga tersedia kemeja dan blus wanita. Batik ini ditawarkan dengan harga bersaing, mulai dari Rp 130 ribu sampai Rp 800 ribu.

“Tentunya sesuai dengan bahan, cara pembuatan dan kwalitasnya,” sebut Ony.

Batik tersebut tersedia dengan bahan kain yang berserat alam seperti katun , dobi ,fiskos juga sutra yang dibuat secara cap ataupun kombinasi tulis dan cap.

Bagi yang berminat, dapat berkunjung ke Butik Selaras di Jalan Basuki Rachmat.

Butik ini juga menggelar kerjasama dengan Disperindag Kabupaten Bintan , membuka kesempatan bagi mereka yang ingin belajar membatik. Tak dipungut biaya alias gratis senagaja diterapkan , dengan harapan muncul pengrajin baru di Kepri khususnya Bintan.

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved