Puluhan Pemilik Warung Kopi di Batu Kapal Natuna Kian Resah
Para pemilik warung kopi di Komplek Batu Kapal mendatangi Kantor DPRD Natuna, Kepri, Kamis (2/10/2014).
Sebelumnya Dirut Perusda Natuna, Kartubi mengatakan pihaknya sudah menyurati pemilik-pemilik kafe sejak 2 September 2014, pemilik kafe pun diberi tenggat waktu hingga dua bulan sejak diterbitkan surat pengumuman tersebut
"Batas waktunya sampai tanggal 2 November, kami sudah surati. Jika belum tutup sampai batas waktu yang ditentukan kami terpaksa menggusur," tegasnya.
Pemkab memang punya rencana besar membangun kawasan bisnis di lokasi ini ke depannya.
Namun belum diketahui akan ke mana kafe-kafe yang mempekerjakan ratusan pramuria ini dilokalisir karena memang mereka hanya disuruh pindah mencari tempat baru sendiri.
"Kami (Perusda) kita tidak ada kontrak dengan pemilik kafe, mereka hanya pindahan yang ada di Pantai Kencana dulu, mereka hanya sebatas sewa tempat saja kepada kami. Mau pindah kemana itu bukan ranah kami (Perusda)," terangnya.
Beberapa pemilik kafe diakui Kartubi ada yang meminta perpanjangan waktu untuk mencari lokasi lain.
"Beberapa dari mereka meminta perpanjangan waktu, tapi kami memang tidak mungkin terus menyewakan lokasi ini lagi, karena di atas 2 November 2014 akan dimulai tahapan pengerjaan proyek di sekitar kawasan Batu Kapal ini," terangnya.