Bahaya Illegal Logging di Batam

Berjam-jam Mengintai, Ditpam Hanya Tangkap 1 Truk Illegal Logging

Penagkapan pembalakan liar dilakukan di sekitar Dam Duriangkang, Kamis (5/3) subuh.

Berjam-jam Mengintai, Ditpam Hanya Tangkap 1 Truk Illegal Logging
Tribunnews batam/ hadi maulana
Sejumlah barang bukti berupa balok-balok kayu siap pakai hasil illegal logging dari hutan di Batam dan dua sepeda motor yang diduga milik pelaku yang kini sudah berada di markas Ditpam BP Batam, Kepulauan Riau (Kepri). 

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Sudah berjaga-jaga sejak Rabu (4/3/2015) malam, tepatnya pukul 22.00 WIB, 30 orang anggota Ditpam yang mengintai aksi pembalakan liar, harus berpuas diri hanya berhasil mengamankan satu unit truk pengangkut kayu.

Penagkapan pembalakan liar dilakukan di sekitar Dam Duriangkang, Kamis (5/3) subuh.

Kasubdit PAM Pengamanan Lingkungan dan Hutan BP Batam, M Amin menjelaskan beberapa waktu lalu masyarakat yang melakukan aktivitas penangkapan burung dan memancing di sekitar area Dam Duriangkang melaporkan adanya penebangan kayu di hutan.

"Kami baru tahu dari warga yang sering masuk ke sini. Mereka bilang ada aktifitas penebangan kayu," ujarnya kepada wartawan melalui sambungan telepon, Kamis (5/3).

Amin menjelaskan, penggerebekan yang akan mereka lakukan diduga sudah bocor sehingga tidak satu pun pelaku dapat diamankan.

Menurutnya, modus yang dilakukan para pelaku pun cukup cerdik. Setiap kayu yang ditebang langsung diangkat dan dibawa dengan menggunakan truk.

"Modusnya berbeda dengan yang sebelumnya. Kalau yang sebelumnya, dikumpulkan dulu balok-balok kayunya baru diangkat. Tapi ini begitu dipotong langsung diangkat ke dalam truk," tuturnya.

Amin mengatakan, aktivitas pemotongan kayu pun hampir tidak kedengaran hingga ke jalan raya. Hal itu diduga karena pelaku menggunakan peredam.

Ia memperkirakan, para pelaku ada puluhan orang, karena kayu yang ditebang berukuran sekitar 20 hingga 30 meter.

Untuk masuk ke dalam area pembalakan, kira-kira membutuhkan waktu satu sampai satu setengah jam.

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved