Pembalak Liar di Hutan Lindung Belakang Komplek Mewah Sukajadi Ditangkap

Aksi pembalakan liar kembali digagalkan Jajaran Direktorat Pengamanan Badan Pengusahaan (Ditpam) Batam, Senin (6/4/2015) di hutan Sukajdi, Batam.

Pembalak Liar di Hutan Lindung Belakang Komplek Mewah Sukajadi Ditangkap
TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO
Petugas Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam menurunkan kayu hasil sitaan dari pelaku illegal logging, Minggu (5/4/2015). Petugas mengamankan 79 batang kayu meranti serta enam pelaku pembalakan liar di Hutan Dam Duriangkang. 

Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM -Aksi pembalakan liar atau illegal logging kembali digagalkan Jajaran Direktorat Pengamanan Badan Pengusahaan (Ditpam) Batam, Senin (6/4/2015) di hutan Sukajdi, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Sehari sebelumnya petugas juga berhasil mengamankan 79 balok kayu meranti, satu unit lori dan enam orang pembalak di hutan Dam Duriangkang.

Puluhan batang balok kayu juga kembali diamankan petugas di hutan yang berada di belakang perumahan mewah Sukajadi.

Selain itu, lima orang penebang kayu juga ikut digelandang ke Mako Ditpam.

Penangkapan para pelaku tersebut berawal adanya warga di sekitar lokasi hutan mendengar bunyi mesin pemotong sejak sepekan belakangan. Warga yang risih tersebut kemudian melaporkan ke Ditpam Batam.

"Dari laporan warga, bunyi tersebut sudah seminggu ini," kata seorang anggota Ditpam Batam.

Namun saat petugas mendatngi kelima pelaku, mereka terlihat santai dan tak acuh. Mereka mengaku memiliki surat izin tebang dari Menteri Kehutanan yang dikeluarkan untuk PT Bangun Cipta Kontraktor.

Namun meski demikian, petugas tetap mengamankan kelima pekerja tersebut karena lokasi pembalakan berada di dalam hutan lindung. Selain itu satu unit mesin potong dan puluhan potong kayu juga diamankan.

"Ini kan hutan lindung. Kalaupun ada izin, kayu tak boleh untuk komersial," kata anggota Ditpam lagi.

Halaman
12
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved