Murid SD di Anambas Ini Hanya Butuh Kursi Roda agar Bisa Tersenyum Lagi
"Dia hanya minta kursi roda saja, itu sudah cukup katanya,"kata Rusmita lirih.
Niat hati untuk membelikan anaknya kursi roda memang sempat terbesit oleh Rusmita.
Sayang, niat mulia itu harus terkubur dengan keadaan yang ada, terlebih dengan kondisi ayah Asmadi, Ali Usman yang kesehariannya hanya bekerja di kebun.
"Bapak dia sudah tidak dapat bekerja lagi, mata dia sudah kurang awas. Kalau hari terang saja bapaknya bisa bekerja," beber Rusmita kembali.
Asmadi pun sekarang banyak mengisi hari-harinya di rumah.
Untuk berangkat ke sekolah seperti pada saat ujian sekolah misalnya, Rusmita terpaksa meminta bantuan orang untuk mengantarnya sampai ke sekolah.
Sayangnya, hal itu tidak selamanya dipenuhi Rusmita karena kondisi keuangan keluarga yang pas-pasan.
"Seperti kemarin, saat mau ujian upahkan orang. Waktu pagi hari kalau sekolah memang sedikit kesulitan. Mungkin karena itulah berat badan dia turun drastis," tuturnya lirih.
Harapan adanya bantuan dari Tuhan yang Maha Kuasa untuk putranya, selalu ia panjatkan dalam setiap doanya.
Harapannya pun tak banyak, tidak muluk-muluk. Ia hanya ingin putranya itu dapat kembali tersenyum beraktivitas bersama teman-temannya di atas kursi roda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/asmadi-murid-sd-di-anambas-yang-membutuhkan-bantuan-kursi-roda_20150619_162954.jpg)