Krisis Listrik di Tanjungpinang
Ini Solusi Jangka Pendek PLN Atasi Krisis Listrik di Tanjungpinang
Guna mengatasi krisis listrik di Tanjungpinang, Gubernur Kepri HM Sani mendapatkan solusi jangka pendek.
Laporan Tribunnews Batam, Thomm Limahekin
TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG - Guna mengatasi krisis listrik di Tanjungpinang, Gubernur Kepri HM Sani mendapatkan solusi jangka pendek.
Sani meminta agar ditambahkan daya 3 megawatt di Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Gas (PLTMG) Tokojo Kijang Bintan.
Penambahan daya listrik ini membuat PLTMG Tokojo mampu memasok daya 9 megawatt ke sistem PLN Tanjungpinang.
"Kalau ditambahkan daya listrik 3 megawatt, maka pemadaman listrik untuk pelanggan umum tidak akan terjadi lagi pada malam minggu,"kata Sani, Kamis (25/6/2015).
Namun, pemadaman untuk hotel masih berlangsung.
"Pada Sabtu (27/6/2015), daya listrik itu sudah dipasok dari Tokojo masuk ke sistem PLN," ungkap Sani lagi.
Penambahan daya listrik 3 megawatt lagi akan dilakukan oleh PLN Bright Batam pada Rabu (15/7) mendatang. Melalui penambahan daya listrik ini, kebutuhan listrik untuk hotel-hotel di pulau Bintan akan bisa dijawab oleh PLN.
"Tapi jangan ada lagi alasan petir. Banyak kali alasan 'lah PLN ini. Tak ada petir pun, listrik padam juga," celetuk Sani sambil tertawa.
Menurut Sani, setelah menambahkan daya ke PLTMG Tokojo, PLN Bright Batam akan mulai mengoperasikan PLTMG 3 x 3 megawatt di pulau Dompak Tanjungpinang. Penambahan daya ini dilihat sebagai solusi jangka menengah.
PLTMG ini ditargetkan mulai memasok daya listrik 3 megawatt ke sistem PLN Tanjungpinang pada Jumat (17/7) mendatang.
Dengan penambahan daya ini, Gubernur Kepri semakin yakin bahwa persediaan daya listrik untuk pulau Bintan kian banyak tersedia.
"Sementara solusi jangka panjangnya adalah pemasokan daya 55 megawatt dari interkoneksi listrik Batam-Bintan. Saya mau telepon unit induk pembangkit (UIP) di Medan. Saya minta supaya pada Juli 2015 ini dipastikan daya listrik dari interkoneksi listrik tersebut bisa dipasok ke sistem PLN Tanjungpinang," harap Gubernur Kepri itu.
Segala solusi jangka pendek, menengah dan panjang yang diminta Sani akhirnya disanggupi oleh Manager PLN Bright Batam, Dadan Koerniadipoera.
Di hadapan Sani, Dadan mengaku siap mengembangkan metode CNG Marine untuk menambah daya listrik di PLTMG Tokojo dan pulau Dompak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/demo-pln_20150519_124052.jpg)