BNN Bentuk Tim Anti Narkoba Melalui FDG di Gereja Santa Maria
Kita semua tidak bisa berdiam diri. Semua harus bahu membahu sama-sama mengatasi permasalahan narkoba di Kota kita sendiri
Laporan Mhd Munirul Ikhwan
TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG - Tanjungpinang merupakan wilayah rawan peredaran narkoba. Karena posisinya yang setrategis dan berbatasan langsung dengan dua negara tetangga.
Selain itu, garis pantainya yang panjang dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk membangun pelabuhan ilegal.
Kondisi ini sangat mendukung masuknya barang haram tersebut. Karena itu, tak heran permasalahan penyalahgunaan narkoba banyak terjadi di Tanjungpinang.
Untuk itu Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang membutuhkan masyarakat dalam usaha pencegahan.
Apalagi saat ini pemerintah telah menyatakan darurat narkoba di Indonesia di tahun 2015.
"Kita semua tidak bisa berdiam diri. Semua harus bahu membahu sama-sama mengatasi permasalahan narkoba di Kota kita sendiri," kata Anna Maria Susanti Penyuluh BNN Kota Tanjungpinang pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Gereja Santa Maria Tak Bernoda Tanjungpinang, Jumat (2/10/2015) sore.
Sementara itu, Catur Hadiyanto Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Tanjungpinang menambahkan pemahaman mendasar tentang narkoba sudah selayaknya diketahui bersama.
"Narkoba sebenarnya tidak dilarang, karena narkoba sebenarnya dipakai dalam dunia medis, tapi dengan resep dokter. Tapi yang terjadi di dalam masyarakat adalah penyalahgunaan," katanya.
Sehingga sangat mustahil BNN yang melaksanakan upaya pencegahan tanpa didukung masyarakat. Sementara tenaga BNN Kota Tanjungpinang juga terbatas.
"Untuk itu dibutuhkan bantuan, atau kepanjangan tangan BNN untuk sama-sama bekerja melaksanakan usaha pencegahan," katanya.
Kegiatan yang dihadiri oleh 20 perwakilan dari pengurus Dewan Pengurus Pastoral, Paroki Santa Maria Tak Bernoda Tanjungpinang, kaum muda dan komunitas basis gerejawi ( KBG) ini mendapat antusias yang istimewa.
“Narkoba musuh kita semua dari gereja menyambut baik, welcome. Semoga dengan kegiatan ini kami mendapat pendalaman dan ilmu baru mengenai narkoba,” kata Ignatius Tokka Soly dalam kegiatan itu.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini nantinya akan dibentuk Satuan Tugas Anti Narkoba untuk lingkungan gereja Santa Maria Tak Bernoda Tanjungpinang. (*)
Foto: K
Berita Terkait