Pilkada Kepri 2015
Debat Terbuka Cabup/Cawabup Anambas Berlangsung Sengit
Kedua pasangan calon saling menggali kemampuan pesaingnya dengan pertanyaan-pertanyaan yang tajam, sehingga perdebatan kedua calon terlihat sengit
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Acara debat terbuka pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Kepulauan Anambas berlangsung di Gedung BPMS, Senin (30/11/2015).
Kedua pasangan calon saling menggali kemampuan pesaingnya dengan pertanyaan-pertanyaan yang tajam, sehingga perdebatan kedua calon terlihat sengit.
Diawali dengan pertanyaan yang dilontarkan pasangan Azhar-Andik Mulyawarman terhadap pasangan Abdul Haris-Wan Zuhendra.
Azhar menanyakan upayanya Abdul Haris-Wan Zuhendra dalam meningkatkan pelayanan kesehatan serta tenaga medis yang dibutuhkan masyarakat.
Pertanyaan itu dibumbui dengan ungkapan masih ditemukan keluhan dari masyarakat terkait pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sementara Abdul Haris sudah menjabat sebagai wakil bupati selama lima tahun.
"Masyarakat dalam hal ini butuh pelayanan kesehatan yang memadai. Namun, satu sisi masih banyak yang harus mendapat pembenahan. Salahsatunya peralatan di rumah sakit yang dinilai kurang maksimal. Bagaimana tanggapan Bapak mengenai hal ini," tanya Azhar.
Namun Haris menjawab dengan tenang. Ia mengatakan, pelayanan kesehatan sudah dievaluasi sejak beberapa tahun sebelumnya.
Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang maksimal, menurut Haris, tidak hanya berupa pembangunan infrastruktur, melainkan juga non infrastruktur.
"Banyak upaya yang dapat dilakukan. Salahsatunya, banyak anak-anak kita yang sudah mengambil sekolah kedokteran. Hal ini tentu bisa kita manfaatkan.
Termasuk, mengupayakan ambulan-ambulan laut yang standby di beberapa desa.
Ini kami upayakan, karena kami melihat masih ada keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan karena sulitnya mobilitas puskesmas keliling," kata Haris.
Saat diberi kesempatan bertanya kepada Azhar, Abdul Haris menanyakan upaya mereka untuk meningkatkan komoditi di Anambas, seperti karet dan cengkeh.
Terkait pertanyaan itu, Azhar mengatakan, pentingnya petani memiliki daya saing.
Azhar yang berpasangan dengan Andik Mulyawarman ini menambahkan, selain pembinaan terhadap petani, juga perlu tenaga ahli yang lebih baik sehingga sektor perkebunan dan pertanian dapat berjalan maksimal.
"Kami upayakan agar petani di Anambas sebagai petani budidaya. Selain itu, perlunya pertanian yang terpadu," terangnya.
Jawaban yang disampaikan Azhar rupanya belum dirasa puas oleh Abdul Haris.
Haris pun kembali menanyakan upaya konkrit yang akan dilakukan Azhar-Andik bila diamanahkan menjadi kepala daerah di Anambas terkait stabilitas harga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/debat-terbuka-paslon_20151130_183700.jpg)