KALEIDOSKOP KEPRI 2015
Sadis Banget, Begal Buat Anak Ini Dapat 30 Jahitan di Kepala
"Handphone dan motornya juga dirampas," ucap Nunung
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Tindak kejahatan jalanan oleh para begal atau geng motor memang terkenal sadis. Mereka tidak hanya merampas harta korban, tetapi juga melukai korban tanpa belas kasihan.
Hal itulah yang tergambar dari cerita seorang ibu yang anaknya menjadi korban kesadisan para begal ini di Pengadilan negeri Batam, Rabu (1/4/2015).
Nunung (40), orangtua M Yoga (15), menceritakan derita yang dialami anaknya. Tiga bulan berlalu, derita Yoga belum juga berakhir.
Bahkan remaja itu terancam cacat permanen akibat dianiaya geng motor Suanggi Anak Alor (Sangar).
Geng motor yang juga dikenal sebagai geng Ting Tung Family ini membacok di bagian mata, kepala, tangan Yoga dengan samurai. Yoga juga dipukuli berkali-kali.
"Handphone dan motornya juga dirampas," ucap Nunung saat bersaksi, kemarin.
Yoga dibegal di kawasan Kampung Nenas, Batam Centre, Desember 2014 lalu.
Saat itu Uko Lobang (28), ketua geng motor Sangar, serta anggotanya Yacob (23), dan IL (17), menjadi pelaku utama. Mereka mengeroyok Yoga tanpa belas kasihan. Yoga mengalami pendarahan di kepala.
Ia sempat koma. Serangkaian operasi dilakukan.
"Sudah habis Rp 80 juta biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan anak saya. Itu pun pemulihan kesehatannya masih disanksikan seperti sedia kala," ujar Nunung.
Kata Nunung, sampai saat ini kerabat terdakwa juga belum ada yang membantu biaya pengobatan anaknya.
"Harapan saya mereka mau membantu biaya pengobatan anak saya karena kami cukup kesulitan," katanya kepada pimpinan sidang hakim Budiman Sitorus.
Menurut Nunung, kepala anaknya mendapat 30 jahitan. Sekarang Yoga masih menjalani terapi di Bandung.
"Tapi, ya, itu, kondisinya masih trauma, tangannya yang kena bacok itu juga agak sulit digerakkan," ujarnya.
Hampir setiap malam putranya itu mengigau, seolah dia masih berada di situasi saat dikeroyok dan dilukai oleh sekelompok begal ini.
"Dia sering berteriak saat tidur 'Jangan... jangan.. pukul...'," kata Nunung menirukan igauan Yoga.