KALEIDOSKOP KEPRI 2015

Malam Dibawa ke Polsek, Paginya Tahanan Ini Sudah Tewas

Seorang tahanan Polsek Sagulung, Batam, ditemukan tewas di sel tahanan, Minggu (12/4).

3. Dugaan kekerasan

Warga yang tergabung dalam Ikatan keluarga Besar Sumatera Selatan (IKBSS) kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menggelar unjuk rasa saat berlangsungnya proses otopsi jasad Irwan Suhadi di RSBP, Senin (13/4/2015).

Sekitar pukul 14.00 WIB jenazah dikebumikan di pemakaman umum Sei Temiang Sekupang. Ratusan anggota paguyuban IKBSS mengiringi kepergian Irwan. Usai prosesi pemakaman, perwakilan IKBSS rencananya langsung menemui Kapolres Barelang.

Pada pagi harinya, ratusan warga yang tergabung dalam IKBSS Kota Batam itu melakukan orasi saat berlangsungnya otopsi. Mereka memprotes adanya tindakan kekerasan oknum Polsek Sagulung.

"Kita menuntut keras adanya tindak diskriminasi warga kita (Sumsel)," ujar Nopriansyah, wakil ketua umum IKBSS Bidang Hukum dan Advokasi.

Menurutnya, meninggalnya Irwan di dalam sel tahanan Polsek Sagulung jelas tidak wajar. Nopriansyah menduga ada tindak penganiayaan oleh petugas. "Bisa saja di situ dipaksa mengaku dengan menghajarnya," ungkapnya lagi

Warga juga menyayangkan adanya pembiaran kepada korban yang dalam keadaan sakit dibiarkan begitu saja di dalam sel tahanan.

"Sudah tahu sakit, tapi tidak dilakukan penanganan medis. Ini dibiarkan di sel tahanan," katanya menanggapi penjelasan sementara di Kapolsek sebagaimana dimuat di media.

Ia pun menambahkan bahwa kondisi Irwan saat ditahan di Polsek belum berstatus tersangka. Korban baru diindikasikan melakukan tindak kriminal yang proses hukumnya baru dimulai.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Asep Safrudin mengatakan jika pihaknya belum bisa memastikan mengenai penyebab kematian Irwan di sel. Namun jika ditemukan adanya unsur kelalaian dari anggotanya, ia siap menindak.

Ditegaskan Asep, dari laporan hingga siang kemarin, menurutnya penyebab kematian Irwan bukan karena mendapat kekerasan fisik, akan tetapi luka yang dialaminya karena kecelakaan terjatuh dari sepeda motor.

"Ia (Irwan) terjatuh dari motor dan dia ditolong warga. Bahkan sempat dibawa ke Klinik tapi dia malah menolak," kata Asep.

Dari perkembangan terakhir yang diterima Kapolresta, Irwan diduga kuat sebagai pelaku pencuri sepeda motor. Karena sepeda motor Mio Hijau bernompol BP 5860 ES yang dipakai Irwan ternyata pernah dilaporkan ke Polsek Batuaji oleh pemiliknya.

"Motor tersebut ternyata memang ada LP-nya di Polsek Batuaji. Katanya si pemilik sepeda motor tersebut sudah ke Polsek," lanjut Asep.

Meskipun demikian Kapolresta belum bisa memastikan apakah Irwan lah pelaku pencurian atau orang lain. "Kita masih selidiki kecelakaan," kata Asep lagi.(Tribun Batam/wfa/ayf)

Halaman
Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved