Selasa, 14 April 2026

Bekam di Kepala Tanpa Cukur Rambut di Toko Herbal Hanif Tanjungpinang

"Setelah bekam, pasien kita beri secangkir kopi herbal,"

Tribun Batam/Agus Sumarwah
Terapi Bekam di Toko Herbal Hanif Tanjungpinang 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Biasanya bekam di kepala, rambut di bagian yang hendak disedot toksin dalam darahnya dibotakin, kini bekam serupa di Toko Herbal Hanif tak perlu cukur rambutnya. Tak hanya itu, sebelum dibekam pasien juga dipijat dulu sebagai relaksasi.

"Setelah bekam, pasien kita beri secangkir kopi herbal," ungkap Prio Sanyoto, Terapis bekam di toko herbal, Selasa (23/2/2016).

Prio menambahkan, selain bekam pasien laki-laki, usahanya yang berlokasi di Komplek Ruko Bintan Centre, persis sebelah Kantor Tribun Batam Biro Tanjungpinang, juga melayani bekam untuk perempuan.

"Kita ada terapis bekam khusus perempuan (muslimah), dan nantinya terapisnya perempuan," sebutnya seraya memperlihat dua bilik terapi bekam di tempat usahanya.

Bilik bekamnya dibuat senyaman mungkin, dan saat proses bekam juga memakai pakaian khusus. "Seperti celemek sarung tangan," jelas Prio yang baru dua bulan buka usaha itu.

Bekam sendiri, menurutnya cara sederhana mengeluarkan racun (toksin) dalam tubuh melalui darah yang disedot dengan alat khusus bekam.

"Bisa bekam kering dan bekam basah," sebutnya seraya menambahkan, proses bekam di tempatnya alat hanya masuk ke bagian kulit paling atas alias epidermis.

Agar hasil terapi bekam dapat langsung dirasakan, dia menyarankan sebaiknya dilakukan 3-4 jam setelah makan.

Tubuh juga saat kondisi fit, "Nanti sebelum bekam, kita lakukan pemijatan buat peregangan otot atau bagian tubuh yang hendak dibekam," ujarnya menyebut proses light massage. Bekam menurutnya, baik bagi kesehatan dan dianjurkan.

"Selain itu merupakan sunnah Nabi," jelasnya.

Selain detoksin alias pengeluaran racun tubuh lewat darah, bekam juga membantu metabolisme tubuh. "Terutama kerja limpa," ujarnya.

Limpa sendiri, seperti hati dan ginjal bertugas membantu metabolisme tubuh. Bedanya limpa berkait dengan sistem kekebalan tubuh.

Bekam rutin, sekali sebulan atau dua kali sebulan menyehat menurutnya menyehatkan.

"Khusus bekam terapi karena ada keluhan sakit, harus dilakukan 3-4 kali," ujarnya menyebut sakit seperti asam urat, kolesterol dan keluhan lainnya.

"Bekam juga tak bisa sembarangan waktunya," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved