Tangkap Penyelundupan Rokok Impor, Petugas 'Muntahkan' Peluru hingga Sembilan Tulang Patah

"Saat melakukan pengejaran, anggota di kapal Patroli BC-10021 (Mustang) itu telah mengeluarkan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali.

Tangkap Penyelundupan Rokok Impor, Petugas 'Muntahkan' Peluru hingga Sembilan Tulang Patah - kapal-yang-digunakan-penyelundupan-rokok-saat-diamankan-djbc-kepri_20160426_153731.jpg
Tribun Batam/Elhadif Putra
kapal yang digunakan penyelundupan rokok saat diamankan DJBC Kepri
Tangkap Penyelundupan Rokok Impor, Petugas 'Muntahkan' Peluru hingga Sembilan Tulang Patah - petugas-menunjukkan-barang-bukti-penyelundupan-rokok-oleh-djbc-kepri_20160426_153804.jpg
Tribun Batam/Elhadif Putra
Petugas menunjukkan barang bukti penyelundupan rokok oleh DJBC Kepri

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri melakukan pencegahan dari adanya upaya penyelundupan rokok impor, yang dilakukan oleh delapan orang menggunakan speadboat bermesin lima tanpa nama.

Pencegahan tersebut dilakukan di perairan Pulau Mantang, Kabupaten Bintan, pada Sabtu (23/4/2016) dini hari, atau sekitar pukul 03.45 WIB.

Pada saat penegahyan tersebut, seorang anak buah kapal (ABK) berinisial Rf, terkena pantulan peluru yang ditembakan oleh anggota DJBC.

Akibatnya pundak kanan Rf tertembus peluru, hingga tembus ke bagian perut sebelah kiri dan mematahkan sembilan tulangnya.

Kabid Penindakan dan sarana operasi Kanwil DJBC Khusus Kepri R Evi S mengatakan penembakan yang dilakukan oleh anggotanya sudah sesuai dengan prosedur.

"Saat melakukan pengejaran, anggota di kapal Patroli BC-10021 (Mustang) itu telah mengeluarkan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali. Namun para penyelundup malah menabrakkan speedboat ke kapal patroli. Dan itu sudah sesuai SOP,"terangnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved