Mahasiswi Ibnu Sina Batam Hilang
"Ya Allah Siapa yang Telah Membunuh Ponakan Saya?"
"Baju warna biru dan celana panjang warna abu-abu ini, tidak salah lagi, ini benar pakaian ponakan saya,"ucap Subaim berlinang air mata.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- Lia Arzalina, mahasiswi STAI Ibnu Sina ditemukan sudah meninggal di dekat tower SUTT nomor 13 Hutan Lindung Duriangkang, Kecamatan Nongsa, Batam, Rabu (27/7/2016) sekitar pukul 09.00 WIB.
Penemuan jasad Lia dibenarkan paman korban, Subaim.
Pihak keluarga diberitahu petugas dari Polsek Nongsa.
Kepastian ponakannya ditemukan telah meninggal, kata Subaim, karena juga ditemukan identitas korban berupa KTP di sekitar jasad korban.
"Benar, ini ponakan saya. Tidak salah lagi, ini benar-benar KTP ponakan saya. Ya allah, siapa yang telah membunuh ponakan saya,"ungkap Subaim saat mendatangi ruang otopsi di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Kepri di Nongsa.
Subaim mengaku belum mengetahui secara pasti kondisi jenazah ponakannya.
Karena, setelah mendapat telepon dari pihak Polsek Nongsa, ia langsung mendatangi RS Bhayangkara.
"Saya tidak mendatangi lokasi Lia ditemukan, karena saya langsung ke RS. Baju warna biru dan celana panjang warna abu-abu ini, tidak salah lagi, ini benar pakaian ponakan saya,"ucap Subaim berlinang air mata. (*)
Baca Ulasan Mendalam tentang Lia Arzelina di Harian Tribun Batam Edisi Besok, Kamus (28/7/2016).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ktp-lia-arzalina-mahasiswi-ibnu-sina-batam_20160727_131248.jpg)