Oknum Polantas Ini Sampai Merogoh Kantong Pengendara Saat Minta 'Uang Cincai' Razia
Seorang oknum anggota Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres Labuhan Batu sampai merogoh kantong pengendara saat melakukan perbuatan yang diduga pungli.
BATAM.TRIBUNNEWS.COM- Seorang oknum anggota Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres Labuhan Batu sampai merogoh kantong pengendara saat melakukan perbuatan yang diduga pungutan liar (pungli).
Aksi itu terekam dalam video amatir seorang pengandara ketika terjaring razia di jalur lintas Sumatera yang masuk wilayah hukum Polres Labuhan Batu.
Dalam video tersebut terlihat seorang oknum polisi berseragam lengkap dengan tulisan Patwal di lengannya sedang 'meminta' uang sambil melakukan tawar-menawar dengan pengendara.
Video ini awalnya diposting oleh seorang netizen di di media sosial akun inisial SA, dengan memberi komentar di video itu 'Kacau ne..."
Mengenakan kacamata hitam, oknum polisi itu bertanya, "berapa kira-kira yang bisa pak?, coba sini. Tapi jangan diulangi lagi ya," katanya sambil memeriksa kantong seorang yang terjaring razia.
Mereka berdua berdiri di belakang kendaraan bak terbuka yang sepertinya mobil patroli kepolisian.
Tidak sanggup memberikan uang yang diminta pria itu hanya bisa mengeluarkan uang recehan dari kantongnya, "cuma segini pak," katanya.
Uang itu ternyata dinilai kurang, pria itu pun mengeluarkan dompet dalam kantongnya yang ternyata isinya kosong.
"Betul pak sudah gak ada lagi," katanya.
Oknum polisi itu pun kemudian menerima juga uang pecahan yang tampak sudah berada dalam genggamannya.
"Ya udah jangan diulangi lagi ya," katanya sambil mengembalikan dokumen yang terlihat seperti surat tanda nomor kendaraan (STNK).
Pria yang mengenakan setelan kaos warna putih itu pun kemudian berlalu setelah menyelesaikan urusannya dengan oknum polisi tersebut.
Sementara seorang pria lainnya yang tampaknya merekam video ini juga melakukan tawar menawar kepada polisi itu. "cemana?" tanya polisi itu.
"Cuma segitu aja yang ada pak, lima puluh (Rp 50 ribu)," jawab seorang pria.
"Gak dapat itu. Saya tilang nanti kamu, kalau kek gitu kau. Mana dapat segitu, terus terang saya bilang. Sudah lah delapan puluh (Rp 80 ribu)," kata polisi dengan logatnya yang khas.