Penyebar Isu 'Rush Money' Ternyata Seorang Guru SMK. Alasan Polisi Tidak Menahannya Mengharukan

Ada semacam surat pernyataan penyesalan dari yang bersangkutan sekaligus meminta maaf kepada netizen atas konten yang dia sampaikan itu tidak benar

Penyebar Isu 'Rush Money' Ternyata Seorang Guru SMK. Alasan Polisi Tidak Menahannya Mengharukan
Youtube
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Boy Rafli Amar tunjukkan gambar seorang guru SMK yang unggah Foto Rush Money saat aksi 212 di akun Facebooknya. 

Laporan: Fachri Fachrudin

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, tersangka kasus penyebar isu rush money atau penarikan uang secara massal, ternyata seorang guru SMK.

Pria yang bernama Abdul Rozak alias Abu Uwais, mengaku menyesali perbuatannya.

Pernyataan itu diungkapkan tersangka saat penyidikan.

Pelaku sudah membuat surat permintaan maaf kepada netizen.

"Ada semacam surat pernyataan penyesalan dari yang bersangkutan sekaligus meminta maaf kepada netizen atas konten-konten yang dia sampaikan itu tidak benar. Ini adalah pernyataan yang dibuat oleh dia sendiri," ujar Boy dalam konfrensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (26/11/2016).

Boy melanjutkan, meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun pihaknya tidak melakukan penahanan.

Alasannya sangat mengharukan. Polisi tidak tega menahan Abu Uwais karena harus bekerja sebagai guru

Selain itu, pria ini juga memiliki balita berkebutuhan khusus.

Namun demikian, pelaku punya kewajiban untuk lapor diri kepada polisi.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved