Breaking News:

Soal Labuh Jangkar Memanas di Kepri, Nurdin Berkelit Belum Bisa Hitung PAD-nya. Ini Alasannya!

Gubernur Nurdin mengaku belum tahu estimasi PAD dari jasa labuh jangkar di Kepri. Ini alasannya!

Penulis: Thom Limahekin | Editor:
HUMAS PEMPROV KEPRI
Gubernur Kepri Nurdin Basirun 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Gubernur Kepri H Nurdin Basirun belum bisa memprediksi pendapatan daerah dsri jasa labuh jangkar.

Baca: Ngenes! Gadis Ini Tewas Ditusuk Begal hingga Ususnya Terburai, Ini Tangis Orangtuanya!

Baca: Blak-Blakan Kawin Kontrak Dikasih Rp 1 Miliar, Luna: Yang Penting Layani Razman Selama 1 Tahun!

Dia memastikan, jumlah pendapata. asli daerah dari jasa ini baru bisa diketahui setelah BPU yang berada di bawah naungan Pemprov Kepri sudah bekerja dan menyetor retribusi.

"Saat ini saya belum bisa memprediksi berapa pendapatan asli daerah dari jasa labuh jangkar inj. Kita lihat saja nanti," kata Nurdin seusai membuka Musrenbang Tingkat Provinsi Kepri di CK Hotel Tanjungpinang, Selasa (4/4/2017) malam.

Kendatipun demikian, Nurdin mengaku Dishub Kepri sedang bekerja keras untuk mewujudkan pengambil-alihan pengelolaan jasa labuh jangkar ini.

Dia menginformasikan, Dishub Kepri dan intansi lainnya sedang menata kembali wilayah labuh jangkar.

"Nah, setelah wilayah dan titik labuh jangkarnya ditata, BUP sudah bisa ditempatkan di wilayah-wilayah itu. BUP kemudian memungut dan menyetor kepada Pemprov Kepri," tegas Gubernur Kepri itu.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved