DRAMATIS. Meski Berisiko, Aiptu Sunaryanto Sukses Tembak Tangan Penodong Dekat Kepala Korban Sandera

Kasus penodongan dan penyanderaan di angkot KWK T25 jurusan Rawamangun-Pulogebang, Minggu (9/4/2017) di Buaran, Jakarta Timur,mirip drama film.

DRAMATIS. Meski Berisiko, Aiptu Sunaryanto Sukses Tembak Tangan Penodong Dekat Kepala Korban Sandera
YOUTUBE
Penumpang angkot dan anaknya disandera pemuda yang kemudian ditembak polisi. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Kasus penodongan dan penyanderaan di angkot KWK T25 jurusan Rawamangun-Pulogebang, Minggu (9/4/2017) di Buaran, Jakarta Timur, benar-benar seperti drama dalam film.

Apalagi, pelaku penodongan, Hermawan (28), cukup nekat.

Selain itu, yang disandera adalah seorang ibu yang sedang menggendong anaknya yang masih balita.

Baca: NEWSVIDEO. Begini Detik-detik Polisi Tembak Jambret Untuk Bebaskan Sandera dalam Angkot

Baca: ALAMAK. Diundang ke Pesta Kawinan Sang Mantan, Tapi di Depan Pintu Terpasang Larangan Ini

Baca: NGERI. Detik-detik Ledakan Bom Bunuh Diri di Alexandria Terekam Video

Hermawan tak mau melepaskan sedikit pun Ibu Risma yang menjadi sanderanya, juga anak Risma, Dafa Ibnu Hafiz.

Bahkan, Hermawan sempat menekan pisau lebih keras ke leher Risma.

Drama makin menegangkan itu terjadi, setelah salah satu penumpang, Isnawati, berhasil lolos dan keluar dari angkot.

Isnawati sempat menyerahkan handphone, tapi rupanya Hermawan belum puas dan masih meminta dompetnya.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved